60 Ha Area BSD City Jadi KEK ETKI, Antisipasi Captive Market Hingga 4,5 Juta Jiwa
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Banten dideklarasikan resmi oleh pemerintah pada bulan Oktober tahun 2024 lalu di BSD City. Uniknya, BSD City menjadi portofolio KEK Indonesia dan satu-satunya KEK di wilayah Jakarta Raya.
KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau disebut juga sebagai D-HUB SEZ memiliki fokus pada empat sektor strategis yakni pendidikan, teknologi, industri kreatif, dan kesehatan. Total luas KEK ETKI Banten mencapai 60 ha yang dibagi menjadi dua area: area 1 seluas 29 ha dan area 2 31 ha (future development).
“Kawasan sekitar BSD sangat potensial karena memiliki basis populasi yang besar dan terus berkembang. Areanya menawarkan 2,2 juta penduduk yang menjadi captive market dalam radius 10 km dan dalam 30 tahun ke depan angka ini akan menjadi berlipat ganda hingga 4,5 juta jiwa,” ujar Lindawaty Chandra, Kepada BUPP KEK ETKI Banten saat buka puasa bersama media di Masjid Raya BSD Baitul Mukthar pekan ini.
Baca juga: Jokowi Resmikan KEK BSD City dan Batam, Bakal Serap Investasi Triliunan
KEK ETKI Banten didesain tidak hanya untuk menarik investasi tetapi membangun SDM unggul, ekosistem terintegrasi dan berkelanjutan, sebagai bagian dari transformasi Indonesia menuju knowledge-based economy.
Kehadiran KEK ETKI Banten juga melengkapi ekosistem mega township BSD City yang sudah mapan sekaligus mendorong pertumbuhan properti yang lebih resilient karena ditopang aktivitas ekonomi nyata.
Keunggulan KEK ETKI Banten adalah lokasinya yang strategis di BSD City sehingga terkoneksi dengan beragam sarana transportasi publik (KRL, Busway, Bus Umum, Shuttle Bus BSD) serta mudah diakses dengan kendaraan pribadi karena didukung jalur tol dan infrastruktur jalan.
“Ditunjuknya BSD City sebagai KEK merupakan inisiatif pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tanah air. Dengan adanya proyek strategis ini tentunya akan mendukung ekonomi nasional dan untuk tiga tahun pertama KEK BSD akan fokus pada sektor pendidikam dan kesehatan dengan tenant pertama di sektor healthcare Klinik ATOP Plastic Surgery,” imbuh Linda.
Baca juga: Powell Studio Loft di Kawasan KEK BSD Diberikan Banyak Insentif Untuk Pengembangan Bisnis
Untuk sektor teknologi juga telah bekerja sama dengan Komdigi untuk membentuk ekosistem start up yang akan beroperasi bulan April 2026. Target investasi awal yang masuk mencapai Rp18,8 triliun dan saat beroperasi nanti akan dapat menyerap tenaga kerja hingga belasan ribu orang.