Bank BSI Terus Dorong Pelaku Usaha Grassroot Naik Kelas
Bank BSI terus memperkuat komitmen dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai kontribusi aktif mulai dari pendampingan usaha, pembiayaan usaha, penyediaan layanan BSI UMKM Center di sejumlah wilayah hingga memfasilitasi UMKM untuk ikut serta dalam berbagai pameran dan expo berskala nasional maupun internasional sebagai upaya mendorong pelaku usaha grassroot agar mampu naik kelas dan memperluas pasar.
Menurut Direktur Retail Banking Bank BSI Kemas Erwan Husainy, melalui event expo menjadi salah satu strategi efektif untuk mempertemukan UMKM binaan dengan calon pembeli, mitra bisnis, hingga investor potensial. Langkah ini juga terbukti efektif dengan beberapa UMKM binaan Bank BSI berhasil tembus di pasar internasional.
“Sampai dengan Desember 2025, pembiayaan UMKM Bank BSI mencapai Rp52,58 triliun. Hal ini didorong dari berbagai kemudahan dan uniqueness layanan pembiayaan syariah diantaranya dengan menggunakan skema pembiayaan murabahah atau jual beli atau musyarakah atau sharing modal kerja yang sesuai dengan kebutuhan pembiayaan nasabah,” ujarnya melalui siaran pers Senin (9/3/2026).
Dalam satu tahun ini, Bank BSI terus mendorong UMKM naik kelas dengan menggelar coaching clinic mulai dari sertifikasi halal, pelatihan usaha hingga pendampingan agar UMKM bankable, pelatihan digitalisasi transaksi, literasi keuangan syariah hingga strategi branding. Sejumlah pelaku UMKM mengaku terbantu dengan adanya dukungan Bank BSI.
Partisipasi dalam expo juga tidak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga memperluas jaringan distribusi dan peluang ekspor. Ke depan Bank BSI akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian, komunitas, dan asosiasi bisnis, guna memperkuat ekosistem halal dan mempercepat pertumbuhan UMKM Indonesia agar mampu bersaing di pasar global. Dengan begitu bisa terus didorong kapasitas usaha serta memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.
Baca juga: Penjualan Emas Bank BSI Tembus 2,18 Ton
Erwan menambahkan, kesiapan Bank BSI masuk di berbagai Expo UMKM di seluruh wilayah, salah satunya yang saat ini digelar oleh Kementerian Keuangan dalam acara UMKM Ramadan Fair 2026 di Jember, Probolinggo dan Malang.
Acara ini mengikutsertakan 75 UMKM binaan Bank BSI dari berbagai sektor usaha seperti makanan dan minuman, fesyen maupun produk halal lainnya. Pada acara pameran tersebut, sebagai bentuk komitmen Bank BSI dalam mendukung kemudahan akses bagi UMKM, Bank BSI melakukan penyerahan pembiayaan KUR kepada UMKM Penerima Sektor 4P serta ekosistem pasar di daerah Malang, Probolinggo, dan Jember.
Dalam acara ini, Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan mengajak Bank BSI untuk memperluas pertumbuhan pelaku Ultra Mikro dan pembiayaan ekosistem yang juga memungkinkan skema syariah. Melalui kolaborasi yang saling mengisi ini, PIP dapat mengisi ceruk kebutuhan pembiayaan UMKM dari sisi Lembaga Keuangan Bukan Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank.
Baca juga: Pembiayaan Hijau Bank BSI Capai Lebih Rp73 Triliun
Direktur Kerjasama Pendanaan dan Pembiayaan PIP Muhammad Yusuf menambahkan, akses pembiayaan saja tidaklah cukup dan untuk memastikan pelaku UMKM bisa benar-benar naik kelas menjadi UMKM diperlukan ekosistem yang terintegrasi yang mencakup pendampingan, peningkatan kapasitas, dan fasilitas pasar seperti halnya yang disediakan oleh PIP.
“Acara Pameran UMKM seperti yang dilaksanakan di tiga kota di Jawa Timur ini adalah salah satu cara menghubungkan produk UMKM dengan konsumen atau potential buyer sebagai bagian dari rantai pasok, mendorong transaksi dan menciptakan peluang networking bisnis,” katanya.