Minggu, April 12, 2026
HomeBerita PropertiParadise Indonesia Berkembang Tanpa Lahan Besar

Paradise Indonesia Berkembang Tanpa Lahan Besar

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Indonesia) hingga saat ini telah hadir di delapan kota besar: Batam, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Makassar, Semarang, dan Balikpapan. Dengan track record pengembangan properti yang 100 persen completed, Paradise Indonesia terus mendorong pengembangannya dengan tiga lini utama: komersial, perhotelan, residensial.

Paradise Indonesia juga merupakan sedikit dari perusahaan developer di Indonesia yang memiliki porsi pendapatan berulang (recurring income) besar, mencapai lebih dari 70 persen total pendapatan perusahaan. Hal ini membuat perusahaan memiliki fondasi bisnis yang kuat untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

“Kami akan terus menjaga pertumbuhan double digit yang dalam kurun waktu lima tahun terakhir diraih perusahaan. Untuk itu kami akan terus mengintensifkan capex dan improvement asset dengan melakukan intensifikasi dari aset-aset seperti menambah meeting room di fX Sudirman, 23 Paskal Bandung, hingga Sheraton,” ujar Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia Anthony Prabowo Susilo, Minggu (12/04).

Setiap pengembangan yang dilakukan dengan mengoptimalkan lahan menjadi area baru yang dibutuhkan kawasannya. Karena konsep mixed use menjadi andalan untuk menciptakan kawasan baru yang dibutuhkan kawasan hingga menghadirkan perputaran ekonomi yang terus berkembang.

Baca juga: Konsep Pengembangan Properti Ala Paradise Indonesia: Hadirkan Destinasi Hingga Komunitas

Selain penerapan konsep yang kuat dengan strategi tepat, hal lain yang diutamakan adalah intensifikasi untuk pengembangan yang possible dan accessible untuk menghasilkan profitable. Untuk mempercepat skala pengembangan, kolaborasi hingga penerbitan obligasi juga dilakukan.

Melalui kolaborasi, pengembangan proyek bisa dilakukan lebih cepat karena mengoptimalkan expertise masing-masing perusahaan. Paradise Indonesia juga bukan pengembang yang memprioritaskan belanja lahan (landbank) untuk mendorong skala bisnisnya.

“Berbagai cara kami lakukan salah satunya dengan intensifikasi di proyek yang sudah berjalan termasuk kolaborasi dengan pemilik lahan. Kami bukan pengembang yang memiliki lahan besar tapi hingga saat ini di setiap kerja sama kami selalu menjadi pihak mayoritas dan mengontrol seluruh pengembangan proyek,” imbuhnya.

Baca juga: Paradise Indonesia Punya Hitung-hitungan Sendiri untuk Pengembangan Apartemen

Untuk terus memperkuat porsi recurring income, selama ini Paradise Indonesia menerapkan strategi di setiap penjualan 1 dolar harus memerikan dampak 2-3 dolar ke porsi recurring income-nya. Hal ini untuk terus mencapai target double digit growth maupun double digit profitability.

Berita Terkait

Ekonomi

Kian Merosot Ekspektasi Konsumen Terhadap Prospek Ekonomi, Kendati Masih Optimis

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dirilis, Jumat (10/4/2026), mengungkapkan,...

Presiden Prabowo: Masa Depan Indonesia Cerah

Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimisme yang kuat terhadap kebangkitan...

Pemerintah Tetap Pede Ekonomi RI Tangguh, Triwulan Satu Bisa Tumbuh 5,5 Persen atau Lebih

Berbagai lembaga global memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terkoreksi...

Jadi Perusahaan Tbk, Apakah Perusahaan Kehilangan Kendali?

Perusahaan Terbuka (Tbk) artinya kepemilikannya termasuk oleh publik yang...

Berita Terkini