Kamis, Oktober 15, 2026
HomeBerita PropertiAkhir Tahun BP Tapera Mau Akad Massal KPR FLPP 100.000 Unit

Akhir Tahun BP Tapera Mau Akad Massal KPR FLPP 100.000 Unit

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, melakukan pertemuan dengan direksi Bank BNI di Jakarta, Rabu (14/10/2026), membahas percepatan penyaluran KPR subsidi FLPP.

BNI memperoleh kuota KPR FLPP 16.800 unit tahun ini, dengan realisasi reimbursement hingga pertengahan Oktober mencapai 12.566 unit. Dengan demikian, masih tersisa kuota 4.234 unit yang harus direalisasikan hingga Desember 2026.

Mengutip keterangan BP Tapera, Kamis (15/10/2026), BNI memproyeksikan penyaluran 1.565 unit pada Oktober, 1.350 unit pada November, dan 1.319 unit pada Desember, untuk merealisasikan sisa kuota tersebut.

Strategi BNI mencapai realisasi tersebut, meliputi optimalisasi basis data nasabah yang memenuhi kriteria, penguatan kerja sama dengan pengembang untuk menyediakan rumah siap huni, serta peningkatan sosialisasi dan partisipasi dalam akad massal FLPP.

Secara keseluruhan, BNI telah menyalurkan lebih dari 120 ribu unit KPR FLPP, atau tepatnya 129.442 unit dengan nilai pembiayaan atau portofolio Rp14,97 triliun

BNI menegaskan komitmennya mendukung target pemerintah melalui kolaborasi dengan BP Tapera, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya. “Kami tetap memberikan komitmen untuk melaksanakan target-target kami sesuai dengan yang telah ditetapkan,” ujar perwakilan BNI.

Baca juga: Permintaan Rumah Payah, Realisasi KPR FLPP Pengembang Himperra Baru 51 Persen

Menteri Maruarar mengapresiasi dukungan BNI dalam mempercepat realisasi penyaluran KPR FLPP. Ia mendorong BNI mengoptimalkan penyaluran melalui pemetaan wilayah potensial dan peningkatan sosialisasi.

Komisioner Heru mengungkapkan, berdasarkan data dashboard BP Tapera 14 Oktober 2026, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 180.608 unit rumah dengan nilai pembiayaan Rp22,5 triliun.

Capaian tersebut didukung 39 bank penyalur, 22 asosiasi developer, dan 8.239 pengembang, menjangkau 11.416 lokasi perumahan di 36 provinsi dan 391 kabupaten/kota.

Baca juga: Penjualan Rumah Subsidi Anjlok, Himperra Usul Sebagian Dana Bedah Rumah Dialihkan ke FLPP

Untuk menggenjot pencapaian target KPR FLPP tahun ini sebanyak 350.000 unit, Heru menyampaikan rencana akad massal KPR FLPP 71.000 unit pada 17 Desember 2026 di Malang, dab minimal 30.000 unit pada 31 Desember 2026 di Bekasi.

“Kami menargetkan akad massal 71.000 unit pada 17 Desember, dan minimal 30.000 unit pada 31 Desember 2026,” ujar Heru tanpa menjelaskan, apakah akad massal KPR FLPP sebanyak itu seluruhnya merupakan realisasi baru.

Kalau iya, realisasi KPR FLPP tahun ini akan melampaui tahun lalu, kendati tetap tidak memnuhi kuota 350.000 unit. Tahun lalu realisasi penyaluran KPR FLPP mencapai 278.800 unit dari target 350.000 unit.

Berita Terkait

Ekonomi

Otorita IKN Teken Perjanjian dengan Dunia Usaha Senilai Triliunan

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani Perjanjian Kerja Sama...

MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism

Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika 2026)...

Konsumen Makin Banyak Belanja, Tabungan Kian Berkurang

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan ini mengungkapkan,...

Menkeu: Penerimaan Negara On Track, Tapi Harus Ditingkatkan untuk Menutup Subsidi BBM

Hingga 30 September 2026 realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.341,5...

Berita Terkini