Gunung Sindur Dekat ke Stasiun, Harga Rumahnya Rp500 Jutaan
Sejak dikembangkan awal tahun 2010, Bukit Serpong Indah (22 ha) hingga saat ini telah mengembangkan lima klaster yang mencakup lebih dari 900 unit rumah dan puluhan unit ruko. Kesuksesan pengembangan kawasannya dilanjutkan dengan menghadirkan klaster keenam, Klaster Camelia.
Proyek ini dikembangkan oleh PT Surya Rejeki Abadi (SRA) yang berlokasi di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Klaster Camelia akan menyediakan sekitar 213 unit rumah 27 unit rumah ready stock (siap huni) yang ditawarkan dengan berbagai promo kemudahan.
Menurut Dian Pssage, Marketing Manager Bukit Serpong Indah, lokasi Gunung Sindur merupakan area yang sangat berkembang seiring infrastruktur hingga fasilitas yang terus hadir di kawasannya. Hal itu membuat Gunung Sindur menjadi lokasi yang diminati untuk hunian keluarga muda milenial.
“Bisa dicek dari perumahan kami untuk ke Puspiptek, Stasiun Rawa Buntu, maupun ke berbagai fasilitas di BSD City sangat mudah. Dengan konsep maupun lokasi strategis seperti ini kami masih menawarkan rumah tapak dengan harga Rp500 jutaan yang bisa dicicil Rp3 jutaan per bulan, cocok untuk profil pekerja milenial,” ujarnya kepada housingestate.id, Selasa (22/04).
Baca juga: Rumah Baru GNA Harga Di Bawah Rp500 Juta di Gunung Sindur
Klaster Camelia menawarkan rumah tipe 36/72 seharga Rp555 juta yang bisa dibeli cukup dengan booking fee Rp2,5 juta, tanpa uang muka (DP). Kemudahan lainnya gratis berbagai biaya seperti biaya KPR, akad kredit, AJB, BPHTB, SHM, hingga gratis 1 unit AS, mesin air, dan toren.
Kelebihan lainnya, Bukit Serpong Indah areanya sudah sangat hidup dengan fasilitas seperti masjid, lapangan basket 3 on 3, lapangan badminton, taman, dan lainnya sudah beroperasi. Pengembangan infrastruktur kawasannya sangat rapi dengan jalan-jalan klaster yang lebar.
“Rumah siap huni, fasilitas lengkap, akses mudah ke transportasi publik, dengan harga affordable tentunya produk yang kami tawarkan bisa menjadi solusi bagi kalangan first time home buyer. Produk seperti ini naiknya akan sangat cepat, makanya kami terus mendorong edukasi sesuai target konsumen kami untuk segera mengambil penawaran kemudahan yang ada,” pungkasnya.
Sebagai pengembang, SRA masih memiliki cadangan landbank di lokasi yang sama seluas 12 ha. Berbagai persiapan masih terus dilakukan untuk pengembangan landbank yang dimiliki termasuk persiapan untuk produk komersial untuk memenuhi kebutuhan kawasannya.