Bank BNI Perluas Inklusi Keuangan di Pelosok Melalui BNI agen46
Bank BNI terus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan menghadirkan jaringan laku pandai agen46 hingga ke pelosok daerah, termasuk di Kota Bima. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah yang menekankan pemerataan ekonomi dan pembangunan berkeadilan melalui penguatan ekonomi dari desa.
Pengembangan agen46 menjadi pijakan Bank BNI untuk mendekatkan layanan perbankan formal mulai dari transaksi dasar, transfer, hingga penarikan tunai agar mudah dijangkau oleh masyarakat tanpa harus mendatangi kantor cabang atau ATM.
Pembangunan dari desa diarahkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong aktivitas ekonomi lokal, termasuk kemudahan akses ke layanan keuangan. Hal ini sesuai dengan poin keenam Asta Cita.
Menurut Corporate Secretary Bank BNI Okki Rushartomo, kehadiran agen46 ditujukan untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan sekaligus menggerakkan ekonomi setempat. “Melalui agen46 kami berupaya menghadirkan layanan perbankan yang lebih mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di tingkat lokal,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis Jumat (09/01).
Baca juga: Pembiayaan Hijau BNI untuk Transportasi Hingga Perumahan Subsidi Terus Meningkat
Di Kota Bima, manfaat agen46 dirasakan langsung oleh pelaku usaha mikro. Fitra Wati pemilik warung yang menjadi mitra agen46 menuturkan usahanya yang berkembang sejak bergabung. Aktivitas transaksi berlangsung hampir sepanjang hari dan memberikan tambahan penghasilan.
“Untuk transaksi (sebagai BNI agen46), Alhamdulillah keuntungannya menambah penghasilan tambahan. Dapat KUR dari BNI agen46 dan bisa menambah modal untuk lebih memajukan usaha yang saya jalani,” katanya.
Dampak positif agen46 juga dirasakan masyarakat sekitar. Kepala Camat Woha Irfan HM Nor menyebut kehadiran agen46 mempermudah kebutuhan transaksi warga. “Keberadaan BNI agen46 ini sangat membantu kepada masyarakat kami dalam proses mempermudah transaksi sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ada di Kecamatan Woha,” bebernya.
Kemudahan serupa diakui Rifiadin Akbar seorang sopir bus di Kota Bima. Dia mengaku terbantu ketika membutuhkan layanan transfer tanpa harus menempuh jarak jauh. “Saudara saya membutuhkan transfer uang. Sebagai sopir bus, jarak rumah dengan ATM cukup jauh sementara warung Ibu Fitra Wati dekat, jadi transaksi bisa langsung selesai,” tuturnya.
Baca juga: 600 Unit Huntara di Aceh Segera Diserahterimakan, Bank BNI Sumbang 20 Persen
Alan, pedagang bawang di Kota Bima menambahkan, agen46 mempersingkat waktu dan biaya transaksi. “Saya transaksi transfer atau penarikan tunai sebelumnya cukup sulit karena jarak yang jauh. Dengan adanya BNI agen46 ini sangat mempermudah masyarakat di Kota Bima dalam melakukan transaksi apa pun,” jelasnya.
Dengan perluasan agen46 seperti di Kota Bima, Bank BNI berharap akses layanan keuangan masyarakat semakin merata dan perputaran ekonomi lokal kian meningkat. Inisiatif ini menegaskan peran agen46 sebagai garda terdepan Bank BNI dalam menghadirkan layanan perbankan yang paling dekat dengan masyarakat.