Otorita IKN Percepat Pembangunan Jalan untuk Kemudahan Akses ke RS-Rusun-Pusat Pemerintahan
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan percepatan pembangunan infrastruktur dasar sebagai tulang punggung konektivitas Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembangunan Jalan 1B-1C, yang dirancang menjadi jalan utama di KIPP IKN dan berperan penting dalam menghubungkan berbagai persil strategis mulai dari kawasan pendidikan, pemerintahan, hingga perumahan.
Pembangunan jaringan jalan tersebut dilaksanakan melalui tujuh paket pekerjaan (Paket A–G) dengan rata-rata progres pembangunan telah mencapai 99 persen. Jalan-jalan ini tidak hanya mendukung mobilitas harian, tetapi juga menjadi penghubung antar fungsi kawasan yang akan menopang aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat di IKN.
Menurut Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Aswin Grandiarto Sukahar, jalan 1B-1C merupakan infrastruktur strategis di IKN yang akan menghubungkan berbagai persil yang saat ini telah dimulai pembangunannya.
“Dengan terbangunnya ruas jalan ini berbagai akses untuk logistik dalam membangun IKN semakin lancar hingga peluang investasi juga semakin terbuka. Ke depan aksesibilitas yang semakin baik bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai jalur koektivitas di dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN,” ujarnya dikutip dari siaran pers Sabtu (10/01).
Adapun ketujuh pekerjaan yang saat ini terus dilakukan memiliki progress beragam. Diantaranya, Paket A dengan progres 99 persen merupakan jalan pada Seksi 1 sepanjang 1,3 km yang menghubungkan Rusun ASN 1 hingga ke arah Lapangan PSSI.
Baca juga: Masyarakat Diajak Berkontribusi Wujudkan IKN Sebagai Kota Hutan
Paket B dengan progres 100 persen merupakan jalan pada Seksi 2 sepanjang 1,9 km yang akan melewati beberapa persil strategis termasuk Sekolah Al-Azhar. Paket C dengan progres 100 persen merupakan jalan pada Seksi 3 sepanjang 1,8 km yang melayani akses menuju kawasan pendidikan seperti Sekolah Taruna Nusantara.
Paket D dengan progres 100 persen merupakan jalan pada Seksi 5 sepanjang 2,2 km yang mendukung konektivitas antar kawasan persil investasi pergudangan sunhub. Paket E dengan progres 99 persen merupakan jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 km yang menghubungkan Lapangan PSSI dan RS Mayapada.
Paket F dengan progres 100 persen merupakan jalan sepanjang 2,5 km yang menghubungkan sisi samping dan lanjutan jalan tol Seksi 6C, melewati persil menuju RS Abdi Waluyo serta terhubung dengan exit Tol Pulau Balang. Sementara Paket G dengan progres 100 persen merupakan jalan sepanjang 1 km pada Seksi 4 yang mengarah ke Sekolah Taruna Nusantara.
Baca juga: Bandara IKN Segera Berubah Status dari Bandara Khusus Jadi Bandara Umum
Pembangunan Jalan 1B dan 1C ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan efisien di KIPP IKN. Kehadiran jaringan jalan utama tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, serta hunian aparatur negara dan masyarakat di Ibu Kota Nusantara.
“Otorita IKN berkomitmen untuk terus memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi terwujudnya Nusantara sebagai kota masa depan Indonesia,” pungkas Aswin.