Jumat, Juni 5, 2026
HomeBerita PropertiBandara IKN Segera Berubah Status dari Bandara Khusus Jadi Bandara Umum

Bandara IKN Segera Berubah Status dari Bandara Khusus Jadi Bandara Umum

Bandar Udara (Bandara) Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini tengah memproses perubahan status dari Bandara Khusus menjadi Bandara Umum. Perubahan status ini menjadi tahapan penting untuk membuka layanan penerbangan di IKN.

Menurut Plt. Kepala Bandara Internasional Nusantara Imam Alwan, proses perubahan status tersebut dilakukan setelah bandara resmi beroperasi sebagai Bandara Khusus sejak diterbitkannya Sertifikat Bandar Udara (SBU) oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan pada 12 Juni 2025.

“Fasilitas yang sudah ada mencakup runway, taxiway, apron, dan helipad yang telah tuntas seluruhnya dan perubahan status ini sangat penting agar bandara dapat melayani penerbangan komersial. Saat ini kami masih menjalankan fungsi sebagai Bandar Udara Khusus,” ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterbitkan Kamis (11/12).

Tahap pertama untuk sisi darat juga telah selesah dan sudah dilengkapi dengan Terminal VVIP dan VIP, menara pengatur lalu lintas udara, fasilitas penanggulangan keadaan darurat, gedung perkantoran, rumah ibadah, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Pekerjaan lain yang dilakukan berupa penataan lansekap dan pembangunan jalan perimeter yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025. Pada tahap berikutnya akan dibangun fasilitas imigrasi, karantina, dan bea cukai untuk mendukung aktivitas penerbangan internasional.

Baca juga: 8 Kontrak Pekerjaan Pembangunan Kawasan Legislatif-Yudikatif di IKN Diteken

Secara internasional, Bandar Udara Nusantara telah terdaftar pada International Civil Aviation Organisation dengan kode WALK. Dalam statusnya sebagai Bandar Udara Khusus, bandara ini diperbolehkan melayani pesawat kenegaraan, pesawat instansi pemerintah, serta penerbangan charter dan private flight. Pelayanan pesawat komersial belum bisa diberikan karena penggunaannya masih mengacu pada ketentuan yang berlaku sebagai bandara khusus.

Sejak beroperasi pada 12 Juni 2025, sejumlah penerbangan telah mendarat dan lepas landas dari bandara ini. Beberapa di antaranya adalah Boeing 737-400 TNI Angkatan Udara, helikopter TNI Angkatan Darat, pesawat Beechcraft dari Balai Kalibrasi, serta private jet Bombardier Challenger CL 604 yang dioperasikan oleh PT Karisma Bahana Aviasi.

Pemerintah juga sedang memproses penyesuaian regulasi agar bandara ini nantinya dapat membuka layanan komersial. Perubahan status menjadi Bandar Udara Umum menjadi salah satu aspek utama dalam proses tersebut.

Bandara Internasional Nusantara dibangun melalui kebijakan yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 31 Tahun 2023. Bandara ini dirancang untuk mendukung konektivitas dan kegiatan pemerintahan di IKN. Dengan peran strategis tersebut, fasilitasnya disiapkan untuk dapat melayani pesawat wide body terbesar yang digunakan dalam penerbangan internasional, termasuk Boeing 777-300 dan Airbus A380.

Adapun fasilitas yang tersedia meliputi runway berdimensi 3.000 meter kali 45 meter, dua taxiway masing-masing sepanjang 146 meter dengan lebar 30 meter, serta apron seluas 97.189 meter persegi yang dapat menampung lima pesawat wide body atau sembilan pesawat narrow body. Bandara ini juga memiliki Terminal VVIP seluas 2.350 m2 serta Terminal VIP seluas 5.000 m2 dengan kapasitas 420 penumpang per jam atau 1,6 juta penumpang per tahun.

Baca juga: Super Tax Deduction 200 Persen untuk Pelaku Usaha di IKN

Runway sepanjang 3.000 meter ini merupakan yang terpanjang di Kalimantan. Dengan kapasitas tersebut, pesawat wide body dapat melakukan penerbangan jarak jauh tanpa harus melakukan pengisian bahan bakar di bandara lain, termasuk rute langsung menuju Timur Tengah maupun Eropa.

“Berbagai upaya untuk peningkatan fasilitas terus dilakukan supaya bandar aini dapat mencapai kesiapan operasional penuh dan memperkuat konektivitas, mempercepat pergerakan kegiatan pemerintah, ekonomi, hingga pelayanan publik,” pungkas Imam.

Berita Terkait

Ekonomi

Wamenkeu Suahasil: Kredibilitas dan Komunikasi Pemerintah, Kunci Menjaga Kepercayaan Pasar

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan, kredibilitas dan...

Dolar AS Perkasa, Kunjungan Turis Asing Meninggi

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Selasa (2/6/2026), jumlah kunjungan...

Rupiah Terpuruk, Orang Indonesia Mulai Kurangi Pelesiran ke Luar Negeri

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Selasa (2/6/2026), selama Januari-April...

Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan France-Indonesia High Level Business Council

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan...

Berita Terkini