Triwulan IV 2025 Kegiatan Usaha Menurun, Tapi Keuangan Perusahaan dan Penggunaan Tenaga Kerja Meningkat
Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia yang dirilis Senin (19/1/2026) mengindikasikan, kinerja kegiatan usaha menurun. Tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha triwulan IV 2025 sebesar 10,61 persen, lebih rendah dibanding 11,55 persen pada triwulan III 2025.
Kinerja mayoritas kegiatan usaha terindikasi tumbuh positif, sejalan dengan peningkatan aktivitas menjelang dan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang mendorong kenaikan permintaan domestik.
Pada triwulan I 2025 responden memprakirakan kegiatan usaha meningkat dengan SBT 12,93 persen, lkebih tinggi dibanding 10,61 persen pada triwulan IV 2025 dan 7,63 persen pada triwulan I 2025. Terutama didorong peningkatan permintaan selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Kinerja kegiatan usaha menurun, demikian pula kapasitas produksi terpakai. Pada triwulan IV 2025 mencapai 73,15 persen dibanding 73,84 persen pada triwulan III 2025, namun lebih tinggi dibanding 72,91 persen pada triwulan IV 2024.
Baca juga: Kinerja Kegiatan Dunia Usaha Diprediksi Makin Menurun Pada Triwulan IV
Kendati demikian, pada triwulan IV responden menyebut kondisi likuiditas perusahaan membaik, dengan Saldo Bersih (SB) 18,72 persen dibanding 15,96 persen pada triwulan III 2025. “Persentase responden yang menjawab kondisi likuiditas triwulan IV 2025 lebih baik, meningkat menjadi 25,93 persen dibanding 23,02 persen pada triwulan sebelumnya,” tulis SKDU BI.
Juga kondisi rentabilitas atau kemampuan perusahaan mencetak laba, pada triwulan IV 2025 lebih baik dengan SB 16,51 persen dibanding 12,48 persen pada triwulan III. Persentase responden yang menjawab kondisi rentabilitas triwulan IV 2025 lebih baik mencapai 25,90 persen, dibanding 22,27 persen pada triwulan III.
Responden juga menilai akses kredit perbankan pada triwulan IV 2025 lebih mudah. Tercermin dari SB akses kredit 2,93 persen dibanding 2,52 persen pada triwulan III. “Persentase responden yang menjawab akses kredit lebih sulit turun menjadi 3,63 persen dari 4,49 persen pada triwulan tiga,” jelas SKDU BI.
Baca juga: Tiga Triwulan Kondisi Keuangan dan Rentabilitas Dunia Usaha Konsisten Menurun
Begitu pula penggunaan tenaga kerja, pada triwulan IV 2025 meningkat. Tercermin dari SBT tenaga kerja sebesar 0,72 persen dibanding triwulan III yang terkontraksi (minus) 0,21 persen. Hal itu sejalan dengan peningkatan kegiatan usaha pada periode Nataru, dan jasa pendidikan yang didorong pengangkatan guru dan dosen.
SKDU BI memperkirakan, penggunaan tenaga kerja akan melanjutkan peningkatan pada triwulan I 2026 dengan SBT 2,47 persen, sejalan dengan masuknya periode Ramadan dan Idul Fitri, serta peningkatan aktivitas jasa keuangan.