Sabtu, Maret 7, 2026
HomeBerita PropertiIwan Sunito Luncurkan Proyek Rp19 Triliun di Five Dock

Iwan Sunito Luncurkan Proyek Rp19 Triliun di Five Dock

One Global Capital, platform pengembangan dan investasi properti global berbasis di Sydney, Australia, yang dimiliki Iwan Sunito Family office, mengumumkan akuisisi lahan di kawasan Five Dock, Sydney, dengan nilai tanah Rp1,5 triliun telah selesai 100 persen.

Aksi korporasi ini sekaligus menandai peluncuran proyek mixed use skala kota senilai AUD1,6 miliar (Rp19 triliun) yang akan mencakup residensial, shopping centre, dan hotel.

Lahan seluas 1,4 hektare di Five Dock yang menawarkan pemandangan luas ke arah Kings Bay, lapangan golf, serta kawasan pusat bisnis (CBD) Sydney itu, akan dikembangkan dengan konsep “city-within-a-city”.

Menurut Iwan Sunito, pendiri One Global Capital, dengan kepemilikan dan kendali penuh, Five Dock menjadi aset utama dalam strategi pengembangan mixed use project. “Dengan rampungnya akuisisi Five Dock, kami kini dapat mengoptimalkan potensi proyek ini,” katanya melalui keterangan dikutip Kamis (5/3/2026).

Hotspot baru inner west
Five Dock adalah salah satu kawasan paling prestisius di Inner West Sydney, dengan nilai rumah rata-rata antara Rp45 miliar-Rp60 miliar, bahkan properti tepi pantai dapat mencapai harga Rp120 miliar.

Daya tarik kawasan makin kuat, seiring tren kenaikan rata-rata harga hunian di wilayah pemerintah daerah Canada Bay dan Leichhardt, yang didorong oleh masifnya pembangunan infrastruktur.

Baca juga: One Global Capital Cairkan Imbal Hasil Rp1,2 Triliun dari Proyek Five Dock Sydney

Keunggulan Five Dock juga ditopang jaringan transportasi strategis. Antara lain, Five Dock Metro Station (sekitar 1,1 km dari lokasi lahan) serta Burwood Metro Station, 800 m dari lokasi, yang memberi akses cepat menuju Sydney CBD. “Jadi para penghuni kelak dapat menikmati fasilitas bus stop at the door stop,” ujar pengusaha properti Australia asal Surabaya ini.

Iwan menyebut, pasar residensial di Five Dock menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Didukung penerapan prinsip Transit Oriented Development (TOD), dan tingginya permintaan dari investor. Tidak hanya investor lokal, tapi juga investor high net worth asal Indonesia yang membidik properti premium di pasar yang stabil, transparan, dan menawarkan pertumbuhan modal jangka panjang.

Kolaborasi arsitek
Proyek ini juga menandai kolaborasi Iwan Sunito dengan arsitek ternama dunia Koichi Takada. Selain itu, ia juga merangkul PTI Architect Indonesia bersama Buchan Australia dalam menggarap master plan-nya.

Sebelumnya, Koichi Takada adalah mitra designer Iwan Sunito, tokoh kreatif di balik sejumlah ikon hunian di Sydney seperti Infinity, Arc, dan Skye North Sydney.

Iwan mengungkapkan, proyek Five Dock akan tiga kali lebih besar dibanding Infinity di Green Square, dan menjadi pengembangan terbesar yang pernah dilakukan dalam 25 tahun kariernya. “Kami tidak sekadar membangun gedung, kami sedang menciptakan sebuah kota di dalam kota,” jelasnya.

Baca juga: Strategi Investasi Iwan Sunito: Riset Mendalam, Sabar, dan Paham Arah Pengembangan Kota

Ia mengutip Koichi Takada yang menerangkan, pengembangan proyek dilakukan dengan pendekatan desain yang menaturalisasi arsitektur, menghadirkan bangunan yang menyatu dengan alam.

Ruang publik dirancang dengan prinsip biophilic, memadukan lanskap yang luas dan terkurasi dengan baik. Setiap elemen dioptimalkan untuk memaksimalkan cahaya alami, sirkulasi udara, serta orientasi ke arah pemandangan air, guna menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan, keberlanjutan, dan interaksi sosial yang bermakna.

Managing Director PTI Architect Doddy Tjahjadi yang di kenal sebagai pakar shopping centre designer di Indonesia, mengaku terhormat dipilih Iwan menjadi tim arsitek bekerja sama dengan Koichi Takada dan Phil Schoutrop dari Buchan.

“Proyek Ini adalah reuni dengan Iwan Sunito yang dulu adik kelas saya di UNSW Bachelor of Architecture dan Master of Construction management. Visi kami bersama, menghadirkan shopping centre, perpustakaan publik dan ruang belajar kolaboratif dalam sebuah pengembangan mixed-use residential yang menyatu dengan lanskap hijau,” tuitur Doddy.

Five Dock akan menghadirkan 750 apartemen premium di lima menara, hotel berkapasitas 250 kamar dengan conference centre seluas 3.000 m², serta pusat ritel dan gaya hidup seluas 10.000 m². Dilengkapi fasilitas kesehatan dan kebugaran, ruang terbuka hijau yang luas, berbagai fasilitas komunitas, serta ekosistem build-to-rent yang terintegrasi.

Pengajuan persetujuan perencanaan akan dilakukan Juni 2026, diikuti dengan keterlibatan investor melalui Expressions of Interest (EOI) pada kuartal II 2026. Peluncuran pemasaran apartemen dijadwalkan kuartal III 2027, dan proses konstruksi diperkirakan dimulai pada kuartal II 2028.

Minat investor
Samuel Sunito, Direktur Capital One Global Capital, mengaku telah menerima banyak minat dari investor global yang mencari peluang co-investment dengan One Global Capital dan dalam mega proyek ini.

“Saat ini kami menjajaki peluang kerja sama dengan investor dari Indonesia, Amerika Serikat, China, Singapura, Vietnam, dan Dubai. Yang menarik, beberapa investor dari middle east datang melalui chanel network kami di Indonesia,” ungkap Samuel.

Baca juga: One Global Ajak WNI Berinvestasi dalam Properti Bernilai Tinggi di Australia

Investor Indonesia secara konsisten menempati peringkat 10 besar pembeli asing properti residensial di Australia, dengan nilai transaksi melampaui AUD100 juta per kuartal sepanjang 2023. Kawasan Inner West Sydney diperkirakan mencapai pertumbuhan nilai hingga 12 persen pada 2026, yang membuatnya menjadi investasi lintas negara yang sangat menarik.

Fitri Hilman, Director–Commercial Services Savills Indonesia, menyatakan proyek Five Dock mencerminkan makin kuatnya hubungan investasi antara Indonesia dan Australia. “Australia tetap menjadi destinasi pilihan bagi investor Indonesia, didukung fundamental pasar yang tangguh, transparansi regulasi, dan prospek pertumbuhan jangka panjang,” ujarnya.

Fitri menambahkan, investasi infrastruktur besar, termasuk Five Dock dan Burwood Metro, akan terus menjadi katalis pertumbuhan nilai properti Inner West, menempatkan Five Dock sebagai kawasan investasi yang sedang berkembang dengan potensi apresiasi modal yang kuat serta imbal hasil sewa yang stabil.

Berita Terkait

Ekonomi

Setahun Kegiatan Usaha Bullion, Pegadaian Kelola 147,8 Ton Emas, BSI 22,5 Ton

Pemerintah bersama pemangku kepentingan dalam ekosistem bullion, memperingati satu...

Berita Terkini