Minggu, April 5, 2026
HomeBankBank Mandiri Terbitkan Surat Utang Global, Oversubcribe 3,3 Kali

Bank Mandiri Terbitkan Surat Utang Global, Oversubcribe 3,3 Kali

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja positif di pasar keuangan internasional melalui keberhasilan penerbitan surat utang global senilai 750 juta dolar dengan tenor lima tahun dan tingkat kupon sebesar 5,25 persen pada 31 Maret 2026.

Penerbitan ini juga mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribe sebesar 3,3 kali lipat yang mencerminkan tingginya minat investor internasional terhadap surat utang yang diterbitkanBank Mandiri.

Penerbitan ini menjadi signifikan karena Bank Mandiri merupakan emiten pertama dari Asia Tenggara yang kembali mengakses pasar obligasi internasional setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah pada akhir Februari 2026. Pencapaian ini sekaligus mencerminkan sinergi yang terintegrasi dalam memperkuat akses pendanaan global dan menjaga fleksibilitas struktur pendanaan perusahaan.

Di tengah kondisi pasar yang sempat tertekan akibat pelemahan pada sesi perdagangan Amerika Serikat, Bank Mandiri menerapkan pendekatan yang pruden dengan menunggu momentum yang lebih kondusif pada saat pembukaan pasar Asia. Selain itu Bank Mandiri mengimplementasikan strategi intraday execution untuk membatasi eksposur terhadap risiko pasar sekaligus mengoptimalkan momentum positif yang muncul.

Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas eksekusi transaksi serta memperoleh respons yang baik dari investor global, didukung oleh rekam jejak Bank Mandiri sebagai penerbit aktif di pasar internasional dan hubungan yang kuat dengan basis investor. Ini juga sejalan dengan upaya memperkuat keunggulan keberlanjutan perusahaan.

“Tingginya minat investor mencerminkan kepercayaan global terhadap fundamental dan kinerja keuangan Bank Mandiri. Langkah ini turut menegaskan fondasi bisnis yang solid khususnya untuk mendorong akselerasi yang bertumbuh di tengah dinamika pasar global,” ujar Ari Rizaldi, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri melalui siaran pers Sabtu (04/04).

Baca juga: Kinerja Bisnis Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp9,3 Triliun

Hasil transaksi ini menunjukkan investor internasional tetap memiliki keyakinan terhadap fundamental Indonesia dan Bank Mandiri di tengah kondisi ekonomi makro dan dinamika geopolitik global yang menantang. Selanjutnya dana yang diperoleh ini akan digunakan untuk keperluan korporasi secara umum guna mendukung pertumbuhan bisnis.

Surat utang ini memperoleh peringkat BBB dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings serta dicatatkan di Singapore Exchange. Tingginya kepercayaan investor tercermin dari distribusi yang terdiversifikasi dengan alokasi kepada fund manager dan asset manager (85 persen), perbankan (8 persen), lembaga pemerintah dan sovereign wealth funds (3 persen), perusahaan asuransi (3 persen), serta private bank (1 persen). Berdasarkan wilayah, investor berasal dari Asia (69 persen), Eropa, Timur Tengah, dan Afrika/EMEA (26 persen), serta investor Amerika Serikat offshore (5 persen).

Baca juga: Obligasi Bank Mandiri Oversubscription Lebih dari 3 Kali Lipat

Diversifikasi investor juga mempertegas keunggulan berkelanjutan Bank Mandiri dalam menjaga kepercayaan pasar internasional melalui fundamental yang kuat dan strategi pendanaan yang disiplin. Transaksi ini didukung oleh DBS Bank Ltd., HSBC, J.P. Morgan, Mandiri Sekuritas, dan Standard Chartered Bank yang bertindak sebagai Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini