Minggu, April 5, 2026
HomeBerita PropertiSemerbak Rumah Wangi

Semerbak Rumah Wangi

Banyak faktor yang memengaruhi pemilihan tanaman di rumah, mulai dari bentuk, fungsi, sampai aromanya. Bagi yang suka wewangian pasti lebih senang menanam tanaman yang menebarkan aroma semerbak karena memberikan sensasi tersendiri. Apalagi jika tanaman yang dipilih tidak hanya wangi tapi juga cantik dan memberikan manfaat lain. “Selain menambah nilai estetika pada rumah melalui bentuknya yang beragam, tanaman wangi juga berfungsi sebagai aroma terapi lewat bau-bauannya,” kata Fathul Maki, Manager PT Istana Alam, sebuah perusahaan nursery (pembibitan tanaman) di Sawangan, Depok (Jawa Barat).

semerbak rumah wangi

Ada banyak jenis tanaman yang memiliki keharuman khas. Bentuknya bisa berupa semak, perdu (tumbuhan berkayu kecil), atau pohon. Tanaman perdu yang mudah ditemui di lingkungan kita seperti mawar dan melati. Jenis perdu wangi lain yang juga bisa ditanam di rumah adalah kemuning, clematis, cempaga, lavender, zodia, daun mangkokan, dan serai wangi. Sedangkan pohon yang mempunyai bunga harum antara lain kenanga dan kantil.

Semua tanaman wangi itu disarankan ditempatkan di luar ruangan supaya mendapat sinar matahari yang cukup. Jika ingin ditaruh di dalam ruangan, seperti di taman dalam atau inner court pastikan tanaman berakses langsung dengan sinar matahari. “Sinar matahari mempengaruhi dan mempertahankan kualitas bunga sebagai sumber wangi. Jika sinar matahari yang diperoleh cukup, bunga akan mekar dengan baik. Makin sering berbunga kian sering harum yang ditebarkannya,” jelas R Winardi, pemilik Win’s Cultura, nursery lain di Cirendeu, Tangerang Selatan (Banten).

Pada lahan berukuran 2 x 2 m2 kita bisa menanam tiga jenis tanaman hias dan wangi masing-masing sebanyak 30 polybag. Layaknya tanaman, tanaman wangi juga harus dirawat secara berkala. Misalnya, disiram setiap hari dan diberi pupuk seminggu sekali. Apa saja tanaman wangi yang bisa ditanam di rumah? Yuk, kita lihat satu persatu.

Melati Putih (Jasminum Sambac)

melati putih

Spesies melati ini sangat populer dan sering dipilih mengisi taman rumah. Bunganya paling harum dibanding melati lain dengan bau yang sangat khas. Bentuk bunganya juga cantik. Tak heran jika tanaman yang menjadi simbol bunga nasional ini selalu dipakai pada prosesi budaya seperti upacara pernikahan. Wangi bunga melati yang ditabur di atas meja pada ruangan ber-AC bisa bertahan dua hari. Minyak atsiri di dalam bunga juga bermanfaat sebagai obat luka akibat tersengat lebah. Tinggal menggosokkan bunga pada kulit yang tersengat. Melati putih dijual mulai dari Rp4.000/polybag.

 

Melati Belanda
Melati Belanda
Melati Gambir
Melati Gambir

Melati Belanda (Quisqualis Indiea)

Dikenal dengan nama Ceguk, ini jenis melati yang selain wangi juga paling indah dengan bunga berwarna merah mencolok nan segar. Tampilan bunganya memang sangat memikat, menyerupai bintang dengan banyak kelopak sehingga banyak dicari orang. Sebagai tanaman rambat melati ini sangat cocok diterapkan pada pagar dan pergola. Jadi selain memberikan keharuman, tampilan depan rumah yang dihiasi bunga ini juga terlihat apik. Melati Belanda tergolong paling rajin dan cepat berbunga. Harganya Rp25.000–75.000/polybag.

Melati Gambir (Jasminum Pubescens)

Warna bunganya ungu dan putih. Banyak dimanfaatkan sebagai pagar hidup atau hiasan kanopi carport. Apalagi jika ditanam bareng melati putih, melati belanda, tampilan pagar menjadi lebih semarak dilengkapi aroma bunganya yang sedap. Tingginya bisa mencapai satu meter. Meski wanginya masih kalah ketimbang melati lain, tidak ada salahnya menanam rangkaian melati ini di taman depan, tepatnya di depan jendela. Bukalah jendela tiap pagi dan sore agar wanginya menyeruak masuk ke dalam rumah. Harga mulai dari Rp4.000/polybag.

Melati Anting
Melati Anting
Mawar
Mawar

Melati Anting (Wrightia Religiosa)

Bunganya berwarna putih dan harum sekali. Digemari banyak pecinta melati karena aromanya terbilang awet. Berbatang agak keras, bentuk bunganya unik, seperti anting yang menggantung dengan kelopak kecil. Bisa menjadi tanaman untuk mempercantik teras. Dibanderol mulai dari Rp4.000/ polybag.

Mawar (Rosa)

Tanaman favorit dengan kuntum bunga cantik yang mempunyai ragam warna seperti putih, kuning, oranye, ungu, dan jambon (merah muda). Rangkaian bunganya yang menawan dan keharumannya bisa menarik perhatian jika dipajang di pergola. Mawar dijual Rp4.000–7500 (bercabang)/ polybag.

Kemuning
Kemuning
Clematis
Clematis

Kemuning (Murraya Paniculata)

Bunga ini sangat terkenal dengan wanginya yang semerbak. Tingkat keharumannya di antara melati belanda dan melati putih. Kalau sudah berbunga, wanginya bisa tercium hingga radius 10 meter. Sifat kemuning sama dengan tanaman teh-tehan, kendati dipangkas akan tetap mengeluarkan bunga. Tidak berbeda dengan mawar, melati, dan zodia, ketahanan fisik kemuning tergolong awet. Harganya Rp7500–15.000 (sudah berbunga)/polybag.

Clematis

Meski wanginya masih kalah ketimbang melati dan kemuning, tanaman ini bisa menjadi pilihan, karena model bunganya spesifik berbentuk bintang dengan empat kelopak bunga tipis dan benang sari yang menonjol. Bersifat merambat, clematis sangat unik dipajang di pergola. Dibanderol Rp50.000–150.000/polybag.

Cempaga
Cempaga
Zodia
Zodia

Cempaga (Tristellateia Australasiae)

Sesuai namanya, tanaman rambat ini berasal dari benua Australia. Walau harumnya tidak menusuk seperti kemuning, cempaga rajin berbunga. Bunganya yang berwarna kuning bisa melengkapi tanaman hias lain di rumah. Satu tangkai bisa berisikan lebih dari 20 bunga. Cempaga dijual Rp35.000/ polybag

Zodia (Evodia Suaveolens)

Berfungsi sama dengan lavender, hanya saja bunga zodia sangat kecil, berbaris rapi di tangkai. Daunnya pipih memanjang hingga 30 cm. Semerbak harum tanaman ini akan segera terasa kala angin bertiup. Dengan tinggi sekitar 70 cm, tanaman asal Papua ini dijual seharga mulai dari Rp2000/ polybag.

Serai Wangi
Serai Wangi
Daun Mangkokan
Daun Mangkokan

Serai Wangi (Cymbopogon Nardus)

Jenis rumput-rumputan ini sudah tidak asing lagi bagi ibu rumah tangga, lazim digunakan sebagai bumbu masakan dan banyak ditanam di pekarangan. Minyak atsirinya yang mengandung zat sitronelal juga ditakuti serangga. Per polybag dibanderol Rp2500.

Daun Mangkokan (Nothopanax Scutellarium)

Bentuknya menyerupai mangkok, tumbuh liar dan lebat, antara lain di pinggir sungai. Kebanyakan orang bilang baunya seperti daun kenikir yang biasa dikudap sebagai lalapan. Karena itu daun mangkokan kerap dipakai untuk menetralisir bau amis masakan. Daunnya juga bermanfaat untuk memperkuat akar rambut dengan cara ditumbuk dan dicampur dengan minyak kelapa. Batangnya cukup ditanam di dalam tanah sebagai pelengkap pagar atau di dalam pot. Harganya Rp4000/polybag.

Lavender (Lavandula)

Lavender
Lavender

Aromanya disukai manusia tapi dibenci nyamuk. Selama bunganya yang berwarna ungu tetap mekar, selama itu pula baunya tetap menempel. Tanaman asal pegunungan Swiss ini cocok dengan daerah tropis sehingga mudah dibudidayakan. Untuk memperoleh manfaat sebagai pengusir nyamuk dan merasakan sensasi keharumannya, lavender ditanam di dalam pot dekat jendela kamar. Harganya mulai dari Rp2.000/polybag.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini