Minggu, April 5, 2026
HomeInfo produkConwood, Produk Substitusi Kayu Yang Kian Beragam

Conwood, Produk Substitusi Kayu Yang Kian Beragam

PT Conwood Indonesia, produsen material papan semen terus berinovasi menghadirkan beragam produk bahan bangunan dengan ragam kian luas. Conwood merupakan produk dengan tampilan serupa kayu tapi ketahanannya lebih kuat. Conwood tidak keropos, anti rayap, lebih tahan api, namun bisa diperlakukan seperti bahan kayu.

Ilustrasi
Ilustrasi

Produk Conwood bisa digunakan untuk lantai (decking), partisi dinding, plafon, dan sebagainya. Saat ini range produknya lebih luas lagi dengan meluncurkan juga produk kusen pintu (door frame) hingga decking dengan sistem khusus yang disebut T-Lock. Seluruhnya memiliki tampilan kayu yang akan mempercantik tampilan rumah.

“Produk door frame yang kami luncurkan memiliki penunjuk pemasangan dan lubang penanda untuk penguncian ke dinding selain bisa digunakan untuk pintu connecting antar dua ruangan. Sementara T-Lock menggunakan sistem penyekerupan yang tersembunyi dengan sistem klip sehingga tidak terlihat dari permukaan selain pemasangannya menjadi lebih mudah dan cepat,” ujar Chitpan Tandavanitj, Marketing Director Conwood Indonesia, saat launching produk ini di Jakarta, pekan ini.

Conwood sendiri merupakan brand asal Thailand yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 2012. Tahun 2014 lalu Conwood telah mengoperasikan pabrik seluas 8 ha di Cikarang sehingga produk ini merupakan 100 persen produk lokal. Kapasitas Pabrik Cikarang sendiri mencapai 3 ribu ton per bulan dan dari pabrik ini juga sudah diekspor produk Conwood ke beberapa negara kawasan.

Door frame Conwood tersedia dalam 3 ukuran dengan lebar 70 cm (untuk kamar mandi), 80 cm (untuk kamar tidur), dan 90 cm (untuk pintu utama) dengan tinggi 2,10 m seharga Rp410 ribu/set. Untuk T-Lock ukurannya 30 cm x 3 m dengan harga Rp422 ribu/m2. Produk ini juga bisa digunakan untuk oudoor sehingga bila digunakan indoor daya tahannya akan lebih kuat lagi.

“Conwood merupakan produk papan semen dengan sifat seperti kayu sehingga bisa digergaji maupun dibentuk seperti kayu. Kami juga terus berinovasi untuk membuat beragam produk lainnya dan mengikuti perkembangan desain yang sangat luar biasa. Apa yang ditampilkan kayu sudah bisa diwujudkan dengan produk ini bahkan dengan ketahanan yang melebihi material kayu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini