Minggu, April 5, 2026
HomeBerita PropertiPemkot Bogor Dorong Pembangunan Rusun

Pemkot Bogor Dorong Pembangunan Rusun

Pembangunan rumah murah atau program sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  masih banyak mengalami kendala. Di kawasan perkotaan yang lahannya terbatas dan mahal pengadaan rumah murah sulit dilaksanakan. Paling mungkin rumah susun murah, itu pun belum banyak yang membangun kecuali rumah susun murah dan sewa yang dibangun Perumnas dan Pemprov DKI Jakarta.

Rusunawa_Cibuluh bogor

Walikota Bogor Bima Arya secara terang-terangan mengaku di wilayahnya belum ada program pembangunan rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Di Kota Bogor  tidak dapat dibangun rumah murah karena  harga tanahnya sudah tinggi. “Di Bogor program sejuta rumah belum terealisasi dan fokus pemkot saat ini adalah perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang setiap tahun selalu kita anggarkan,” ujarnya kepada housing-estate.com di Bogor, Senin (1/8).

Tahun 2017 Pemkot Bogor mengajukan anggaran RTLH sebesar Rp90 miliar. Bima mendorong kalangan pengembang agar mau membangun hunian vertikal di dalam kota.  Ini alternatif  yang dapat ditempuh mengingat di Kota Bogor lahannya semakin terbatas. Selain itu Pemkot Bogor juga menahan pemberian izin pengembangan landed house. Saat ini izin hanya  diberikan untuk pembangunan apartemen. Sudah ada dua rumah susun yang selesai dibangun yaitu rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Cibuluh dan Menteng Asri.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini