Minggu, April 5, 2026
HomeBerita PropertiGrand Wisata Bekasi Hadirkan Klaster Baru Rumah Rp2 Miliaran

Grand Wisata Bekasi Hadirkan Klaster Baru Rumah Rp2 Miliaran

Perumahan Grand Wisata (1.100 ha) di Tambun, Bekasi-Jawa Barat, meluncurkan kawasan residensial baru klaster Water Terrace (1,6 ha) yang akan dikembangkan dalam dua tahap dilengkapi fasilitas sendiri dan kemudahan akses.

“Water Terrace merupakan klaster dengan konsep private residence dengan kelengkapan smart home system untuk memberikan kenyamanan dan kehidupan berkualitas bagi penghuninya. Klaster ini terbatas hanya 42 unit rumah dua lantai yang kami keluarkan untuk merespon konsumen yang membutuhkan hunian dengan konsep seperti ini,” kata Ishak Chandra, Strategic Development & Services Sinar Mas Land, pengembang Grand Wisata, melalui siaran pers, Rabu (4/4/2018).

Water Terrace dilengkapi smart home system dari Hyundai Telecom (Korea Selatan). Di setiap unit rumah telah disediakan CCTV, panic button, pengatur lampu, AC, dan sebagainya yang kelak bisa terkoneksi dengan smartphone penghuni, sehingga bisa dioperasikan dan dikontrol dari jarak jauh. Teknologi ini diklaim akan memudahkan penghuni selain memberikan nilai tambah pada rumahnya.

Klaster juga disebut sangat memperhatikan detil penataan lingkungan dengan menghadirkan lansekap kawasan yang nyaman. Bangunannya juga mengusung green building, kawasan didesain dengan green architecture termasuk ruang terbuka hijau.

Pada tahap awal ditawarkan dua tipe rumah dengan kaveling berukuran 9 x 20 m2 dengan bangunan seluas 138 m2 dan kaveling 10 x 20 m2 dengan bangunan 158 m2. Setiap tipenya memiliki empat kamar tidur dengan kamar utama sudah dilengkapi walk in closed dan area servis. Carport-nya bisa menampung dua mobil dan telah dilengkapi kanopi. Rumah ditawarkan mulai dari Rp2,4 miliar per unit.

“Klaster akan dilengkapi club house dan dua entry gate. Akesnya bisa langsung ke jalan tol Cikampek melalui gerbang tol Tambun yang memudahkan penghuni menujuk Jakarta dan wilayah lain di megapolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan juga Bandung,” ujar Ishak.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini