Minggu, April 5, 2026
HomeBerita PropertiJHL Group Hadirkan Hotel Bintang Lima Pertama di Banten

JHL Group Hadirkan Hotel Bintang Lima Pertama di Banten

JHL Group, perusahaan yang bergerak di bisnis properti, hospitality, lifestyle & wellness, otomotif dan media, membuka hotel JHL Solitaire Gading Serpong di Jl Gading Serpong Boulevard, Tangerang, Banten, Selasa (27/11/2018). Dioperasikan oleh D Varee Collection Hotel Management, JHL Solitaire diklaim sebagai hotel bintang lima pertama di Banten.

“Kami berharap kehadiran hotel bintang lima ini turut mengangkat wajah provinsi Banten menjadi semakin cantik dan membantu menggerakkan perekonomian daerah,” kata Jerry Hermawan Lo, Komisaris JHL Solitaire Gading Serpong, dalam jumpa pers grand launching hotel tersebut. Bangunan hotel 16 lantai yang didirikan di atas lahan 6.000 m2 ini didesain menyerupai batu cincin yang dibungkus cangkang bergaris-garis yang merepresentasikan nama Solitaire.

JHL menunjuk konsultan arsitek PDW Architects untuk mewujudkan rancangan tersebut. Pembangunan proyek dilakukan dalam 2,5 tahun. Kabarnya, Museum Rekor Indonesia (MURI) sudah menyiapkan penghargaan untuk JHL Solitaire sebagai desain hotel pertama yang berbentuk batu cincin di Indonesia.

(Foto: dok. D Varee Hotel Management)

Hotel ini menawarkan 141 kamar yang terbagi dalam tipe premier dan suite dengan tarif Rp1-2 juta per malam. Fasilitas pendukungnya sky ballroom berkapasitas 800 orang, ruang-ruang pertemuan untuk meeting, incentive, convention, expo (MICE), restoran, dan bar dengan berbagai tema spesifik. Ada juga salon, gym, dan spa mewah Acqua Spa Wellness. Fasilitas untuk tamu hotel dan umum yang diunggulkan adalah acquaree kids spa journey, spa khusus untuk anak-anak berusia 3-12 tahun yang disebut baru pertama ada di Asia Tenggara yang dibuka 8 Desember 2018.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini