HousingEstate, Jakarta - Lippo Karawaci meraih kesuksesan untuk peluncuran klaster rumah kompak Cendana Homes di kawasan Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Banten, pada bulan Juli 2020 lalu. Atas respon yang baik itu, Lippo Karawaci kembali meluncurkan Cendana Peak dan kembali meraih kesuksesan hingga kelebihan pemesanan (oversubscribe) 2,2 kali lipat dari 327 unit yang dipasarkan.

Menurut John Riady, CEO PT Lippo Karawaci Tbk, rumah kompak dengan kaveling 50 hingga 75 m2 ini ditujukan untuk kalangan milenial end user yang pangsanya terus meningkat khususnya saat pandemi Covid-19. Saat peluncuran produk ini akhir pekan lalu produk ini langsung habis terjual dalam beberapa jam saja.

“Cendana Peak ini juga tetap didominasi oleh kalangan milenial, terbukti lebih dari 70 persen membeli menggunakan skema KPR. Cendana Peak merupakan rumah kompak dua lantai dengan pilihan dua dan tiga kamar tidur di atas lahan 50, 66, dan 75 m2 seharga mulai Rp568 juta. Mayoritas konsumennya anak muda bujangan atau orang tua yang membelikan untuk anaknya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterbitkan, Rabu (9/9).

Kelebihan lain yang membuat produk ini disukai, lanjut John, karena aksesibilitas yang mudah dengan akses langsung ke jalan tol Jakarta-Merak dan kemudahan ke Bandara Soekarno Hatta. Prospek lainnya yaitu dengan rencana pembangunan stasiun MRT yang akan membuat kawasan ini sebuah area transit oriented development (TOD).

Selain itu kawasannya juga berada di kawasan yang sudah sangat hidup di township Lippo Karawaci seluas 1.300 ha. Berbagai fasilitas telah tersedia lengkap seperti Sekolah Dian Harapan, pusat bisnis dan perkantoran Cyber Park dan Pinangsia Office Park, pusat belanja dan entertainment, fasilitas kesehatan, olahraga, hingga hospitality.

Klasternya memiliki gate sendiri dilengkapi dengan area taman bermain anak, taman bagi binatang peliharaan (pet park), fasilitas outdoor yoga park, reflexology garden, jogging track, gym, hingga sculpture garden, sebuah taman yang dihiasi dengan karya seni patung.

“Kawasan Cendana Peak juga dilengkapi dengan retail arcade Peak Avenue Plaza, sebuah banghunan dua lantai berkonsep multi fungsi seluas 100 m2 dengan desain dual entry. Lokasinya strategis di gerbang masuk dan akan menjadi pusat  komersial, al-fresco dining, dan hang out. Fasilitas ini hanya terdiri dari 16 unit dengan harga jual mulai Rp1,19 miliar,” imbuh John.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda menilai, Lippo cukup jeli menangkap momentum kelebihan permintaan pada periode sebelumnya dengan copy paste jenis yang sama. Selain itu ada ceruk pasar yang besar untuk segmen ini sehingga tidak heran kalau produk ini diserap pasar dengan baik.

“Berdasarkan riset kami,ada lonjakan permintaan di kawasan Banten sementara pasok yang ada hanya untuk segmen atas dan segmen bawah. Produk yang diluncurkan Lippo ini memang telah ditunggu pasar khususnya untuk rentang harga Rp600 juta hingga di bawah Rp1 miliar, dalam hal ini Lippo sangat jeli melihat situasi pasar,” bebernya.