HousingEstate, Jakarta - Grand Wisata (1.100 ha) yang berlokasi di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, kembali melansir seri rumah kompak untuk kaum milenial. Menyusul pengembangan klaster O2 Essential Home dan O2+ Urban Pop yang dilansir tahun 2020 Sinarmas Land (SML), pengembang Grand Wisata, akan segera melansir klaster baru yang konsepnya serupa dengan dua klaster sebelumnya. “Namanya klaster O8, pemasarannya secara resmi akan dibuka Mei 2021,” kata staf pemasaran Grand Wisata kepada housingestate.id, Rabu (7/4).

Menurut staf pemasarannya, rancangan klaster O8 di Grand Wisata ini merupakan penyempurnaan dari klaster O2 dan O2+ Urban Pop. Secara umum konsepnya sudah jadi tapi detilnya masih terus dimatangkan. Seri rumah “O” ini mengusung konsep rumah sehat di era pandemi atau new normal. Setiap rumah  dilengkapi ruang kerja untuk work from home (WFH)  dan ruang  belajar anak (study from home/SFH). Rumah memiliki plafon tinggi, bukaan-bukaan untuk melancarkan sirkulasi udara, dan cross ventilation.

Semua rumahnya berupa bangunan dua lantai  dilengkapi  dua dan tiga kamar. Staf pemasarannya menolak menyebutkan jumlah unitnya. Dia hanya menyebutkan jumlahnya terbatas. Sebagai gambaran O2 Essential Home dibangun sebanyak 180 unit, sedangkan O2+ Urban Pop 83 unit.

Tipenya mengulang klaster O2+ Urban Pop. Ada dua pilihan 55/60 dan 65/66 masing-masing dibanderol Rp900 jutaan dan Rp1,3 miliaran. Setiap rumah dipasarkan lengkap dengan perabotannya (fully furnished). Karena itu kalau mau ditempati  tinggal angkat koper. Tipe 55/60 yang dilengkapi dua kamar kalau dibeli dengan DP 20 persen dengan asumsi bunga 9,5 persen angsurannya selama 15 tahun Rp7,5 juta/bulan. Angsuran selama 10 tahun Rp9,3 juta/bulan.

Pengembangan rumah kompak untuk milenial ini dipadukan dengan rancangan Grand Wisata yang mengusung konsep live, work, play. Di dalam kawasan terdapat  sejumlah fasilitas publi cukup memadahi. Antara lain rumah sakit, sekolah, area komersial, club house, dan water park. Selain itu juga akan dibangun mal bekerjasama dengan pihak lain.