Sabtu, Oktober 3, 2026
HomeTransportasiJanuari-Juli 330.088 Wisman Gunakan Kereta Api Jarak Jauh

Januari-Juli 330.088 Wisman Gunakan Kereta Api Jarak Jauh

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat peningkatan penggunaan keret api jarak jauh oleh wisatawan mancanegara (wisman) di Jawa dan Sumatera. Selama 1 Januari-31 Juli 2024 jumlahnya mencapai 330.088 orang.

“Jumlah pemesanan tiket kereta api oleh wisman dari 1 Januari 2024 hingga 22 Agustus 2024 pukul 10.00 WIB, bahkan sudah mencapai 410.051 tiket,” kata PR Manager KAI Anne melalui keterangan tertulis akhir pekan ini.

Tahun lalu KAI telah menghantarkan 533.594 wisman dengan kereta api jarak jauh, melesat 95,38 persen dibanding tahun 2022 yang hanya 273.112 wisman.

Anne menyebutkan, meningkat pesatnya jumlah wisman yang menggunakan kereta api tahun 2023, seiring dengan kebijakan pemerintah melonggarkan mobilisasi masyarakat pasca Covid-19 dan mencabut status pandemi pada Juni 2023. “Kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan para wisman saat melakukan wisata di Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Bisnis Boleh Menurun, Penumpang Kereta Mewah Terus Melesat

Jumlah tertinggi wisman menggunakan kereta api tahun 2024 terjadi pada Juli sebanyak 78.441 orang. Disusul Agustus sebanyak 68.147 orang yang sudah terlayani dan menunggu keberangkatan hingga 31 Agustus, kemudian Mei sebanyak 51.937 orang.

Kota-kota tujuan favorit wisman adalah Bandung, Semarang, Cirebon, Yogyakarta, Purwokerto, Banyuwangi dan Medan.

Anne menyatakan, antusias wisman menggunakan kereta api di Indonesia dalam bepergian, menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan pelayanan.

Fasilitas stasiun terus ditambah, seperti penyediaan water station, papan keterangan dan informasi dalam bahasa inggris, ruang ibadah, toilet yang bersih, aksesibilitas yang nyaman, dan lain-lain. Semua itu diharapkan terus memberikan pengalaman positif dalam bertransportasi yang mendukung promosi wisata Indonesia.

Berita Terkait

Ekonomi

Inflasi Dekati Kisaran Sasaran, BI Bilang Masih Terkendali

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi Indeks Harga Konsumen...

September Kepercayaan Industri Melandai, Tapi Masih di Fase Ekspansi

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur RI pada September 2026...

Agustus Surplus Neraca Dagang RI Melonjak Jadi USD3,55 Miliar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada...

Manufaktur RI Melaju Lagi, Tertinggi dalam 7 Bulan, Didorong Kenaikan Permintaan

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur Indonesia kembali ke zona...

Berita Terkini