Senin, Januari 12, 2026
HomeNewsEkonomiBPS: Agustus Pengangguran 7,46 Juta, Setengah Pengangguran 11,6 Juta

BPS: Agustus Pengangguran 7,46 Juta, Setengah Pengangguran 11,6 Juta

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penduduk usia kerja (usia 15-65 tahun) berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, mencapai 218,17 juta orang per Agustus 2025. Meningkat 2,80 juta orang dibandingkan Agustus 2024.

Jumlah angkatan kerja (usia 15-65 tahun sedang bekerja atau menganggur) Agustus 2025 mencapai 154,00 juta orang. Naik 1,89 juta orang dibanding Agustus 2024. Bukan angkatan kerja mencapai 64,17 juta orang atau bertambah 0,91 juta orang.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 70,59 persen, turun 0,04 persen poin dibanding Agustus 2024. Penduduk bekerja pada Agustus 2025 sebanyak 146,54 juta orang, naik 1,90 juta orang dari Agustus 2024.

Lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbanyak penduduk bekerjanya adalah pertanian, kehutanan dan perikanan sebanyak 0,49 juta orang. Diikuti akomodasi dan makan minum (0,42 juta orang), dan industri pengolahan 0,3 juta.

Baca juga: Pengangguran Naik Jadi 7,28 Juta, Jumlah Pekerja Informal Juga

Sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2025 mencapai 4,85 persen, turun 0,06 persen poin dibanding Agustus 2024 menjadi 7,46 juta. Sedangkan setengah pengangguran 11,6 juta.

“Juga meningkat, proporsi pekerja formal dari 42,05 persen pada Agustus 2024 menjadi 42,20 persen pada Agustus 2025,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud, dalam jumpa pers di Jakarta, rabu (5/11/2025).

Rata-rata upah pekerja pada Agustus 2025 mencapai Rp3,33 juta rupiah, naik 1,94 persen dibanding Rp3,27 juta per bulan pada Agustus 2024.

BPS membagi penduduk bekerja ke dalam 3 kategori. Yaitu, pekerja penuh waktu (jam kerja minimal 35 jam per minggu), pekerja paruh waktu (jam kerja 1–34 jam per minggu, tapi tidak mencari pekerjaan dan tidak bersedia menerima pekerjaan lain), dan setengah pengangguran (jam kerja 1–34 jam per minggu dan masih mencari pekerjaan atau bersedia menerima pekerjaan lain).

Baca juga: Masyarakat Makin Pesimis Bisa Dapat Pekerjaan

BPS mencatat, pada Agustus 2025 proporsi pekerja penuh waktu mencapai 67,32 persen, pekerja paruh waktu 24,77 persen, dan setengah pengangguran 7,91 persen.

Penduduk bekerja berdasar tingkat pendidikan Agustus 2025 masih didominasi lulusan SD 34,75 persen dan pendidikan tinggi 13,06 persen.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu Akan Tarik Utang Lebih Banyak untuk Biaya APBN 2026

Defisit APBN 2025 sebesar 2,92 persen dari Produk Domestik...

Kadin Paparkan Agenda Internasional yang Bisa Dorong Perekonomian Indonesia

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyiapkan empat agenda...

8,34 Juta Warga RI Melancong ke Luar Negeri Selama Januari-November 2025

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pekan lalu, jumlah perjalanan...

Kabinet Terlalu Gemuk, Makanya Defisit APBN Membengkak

Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai...

Berita Terkini