Minggu, Januari 18, 2026
HomeBankKinerja Bisnis Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp9,3 Triliun

Kinerja Bisnis Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp9,3 Triliun

Bank Mandiri membagikan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. Pembagian dividen ini mencerminkan fundamental perusahaan yang tetap solid, likuiditas yang terjaga, serta konsistensi kinerja Bank Mandiri dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham sekaligus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Bank Mandiri membagikan dividen interim sebesar Rp100 (seratus rupiah) per saham kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) yang telah ditetapkan pada 7 Januari 2026 lalu.

Total nilai dividen interim yang disalurkan Bank Mandiri mencapai Rp9,3 triliun. Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Riduan, pembagian dividen interim itu telah menjelaskan kondisi permodalan perusahaan yang solid serta likuiditas yang memadai dan melalui kinerja keuangan yang terjaga perusahaan tetap memiliki ruang yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

“Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham yang sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perusahaan yang tetap solid,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterbitkan Jumat (16/01).

Pembagian dividen interim ini juga menjadi bagian dari kontribusi Bank Mandiri kepada negara seiring dengan peran Danantara Indonesia sebagai pemegang saham terbesar perusahaan. Hal tersebut sejalan dengan upaya optimalisasi nilai investasi pemerintah serta penguatan peran Bank Mandiri dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Riduan menambahkan, pembagian dividen interim tersebut didukung oleh kinerja keuangan perusahaan yang tetap solid hingga akhir November 2025. Hal ini tercermin dari fungsi intermediasi perbankan yang tumbuh positif di atas rata-rata industri.

Baca juga: Konsisten Positif, Kinerja Bank Mandiri Jelang Tutup Tahun

Kinerja solid tersebut ditopang oleh fungsi intermediasi yang terus tumbuh positif hingga akhir November 2025. Secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp1.452 triliun, mencerminkan pertumbuhan yang berada di atas rata-rata industri dan menegaskan komitmen perusahaan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi pendanaan, Bank Mandiri mencatatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.584 triliun. Pada saat yang sama rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga di kisaran 91 persen, mencerminkan kondisi likuiditas yang sehat serta ekspansi ruang yang tetap memadai.

Selain itu total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 tercatat mencapai Rp2.120 triliun, menegaskan ketahanan model bisnis perseroan dalam menopang pertumbuhan jangka menengah di tengah penyesuaian kebijakan moneter dan dinamika global.

“Ke depan kami akan terus menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan bagi perekonomian nasional melalui sinergi ekosistem Mandiri Group dan mendorong di berbagai sektor usaha sehingga kinerja perusahaan tetap unggul dan bertumbuh secara berkelanjutan,” pungkas Riduan.

Berita Terkait

Ekonomi

Penjualan Emas Bank BSI Tembus 2,18 Ton

Bank BSI merupakan bank emas pertama di Indonesia dan...

Tiga Hari Pekan Ini Modal Asing Cabut Rp7,71 Triliun, Rupiah Kian Amblas

Setelah selama tiga pekan sebelumnya terus mengalir masuk (beli...

Dari Pantai, Goa, Hingga Waterfall, Ada Semua di Maluku Tenggara

Ada banyak panorama alam yang bisa dinikmati di “seribu...

Berita Terkini