Minggu, April 5, 2026
HomeDIASosokKris Rianto Adidarma Dapat Green Label

Kris Rianto Adidarma Dapat Green Label

Produsen cat PT Propan Raya secara berangsur mulai dikelola generasi kedua. Sang pendiri Hendra Adidarma masih menjabat presiden direktur, tapi pengelolaan day to day sudah diserahkan kepada sang anak Kris Rianto Adidarma (37) sebagai Vice President Director PT Propan Raya. Dan, sarjana teknik kimia dan magister teknik managemen dari University of Notre Dame dan Western Michigan University, Amerika Serikat, itu tidak mengecewakan ayahnya. Ia fasih bicara seluk beluk industri cat dan tahu apa yang harus dilakukan.

Kris Rianto Adidarma
Kris Rianto Adidarma

“Membuat cat itu gampang-gampang susah. Bikinnya gampang, tapi bikin yang kualitasnya bagus dan stabil nggak gampang. Tantangannya bagaimana semua unsur kimia yang menjadi bahan bakunya bisa bersinergi satu sama lain,” kata pria kelahiran 17 Desember 1974 ini. Tantangannya makin besar karena Propan memiliki puluhan item produk untuk aneka peruntukan, mulai dari cat kayu, logam, tembok, genteng, keramik, batu alam, sampai water proofing.

Karena itu selain memodernisasi pabrik, ia concern menjaga kestabilan kualitas produk cat Propan. Untuk itu ia rajin mengontrol 18 cabang Propan di seluruh Indonesia dan negara lain, termasuk pabrik dan laboratoriumnya. “Supaya performance-nya jalan sama-sama, jadi harus ada koordinasi, dan ini juga nggak gampang,” jelas ayah dua anak ini. Hasilnya, baru-baru ini Singapore Environment Council memberi sertifikat Green Label untuk cat tembok Propan seperti Decorsafe dan Decorlotus karena dinilai sudah ramah lingkungan. Yudis

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer)
atau
Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini