Selasa, Februari 3, 2026
HomeBerita PropertiDi Balikpapan, Rumah Mahal Diburu Konsumen

Di Balikpapan, Rumah Mahal Diburu Konsumen

Murah tidak selalu diminati konsumen. Di Balikpapan, Kalimantan Timur, harga mahal justru paling laku. Di perumahan Balikpapan Regency (400 ha) menunjukkan kecenderungan itu. “Di sana yang paling laku rumah seharga Rp900 jutaan,” ujar Tony Hartono,” GM Marketing PT Sumbermitra Realtindo (SMR) kepada housing-estate.com di Jakarta, akhir pekan lalu.

balikpapan residence

Rumah seharga itu luas bangunannya 68 m2, tanah 90 m2. Perumahan di Jl Syarifuddin Yoes itu yang terbesar di Balikpapan. Dulu luasnya hanya 125 ha, karena respon konsumen bagus kemudian diperluas secara bertahap hingga sekarang mencapai 400 ha. Pada awal pengembangannya lebih banyak meladeni kalangan menengah dengan harga rumah Rp200 jutaan, bahkan kurang dari itu. Sekarang Balikpapan Regency juga memasarkan rumah miliaran di cluster Royal. “Harganya berkisar Rp1,2-2 miliar,” terang Tony.

Area yang dikembangkan sudah 40 persen dengan jumlah penghuni sekitar tiga ribu kepala keluarga. Fasilitas yang sudah tersedia antara lain waterpark dan ruko.  Perumahan ini sekarang mendominasi  pasar terutama untuk penawaran rumah di bawah satu miliar. Sinarmas Land yang baru mengembangkan proyek baru di koridor Soekarno Hatta membidik segmen lebih atas. Sementara sejumlah perumahan besar di Jl Iswahyudi  pengembangannya kurang semarak disbanding dua tiga tahun lalu. Pras

Berita Terkait

Ekonomi

PHEI Luncurkan Sukuk BI untuk Jadi Acuan Pelaku Pasar

PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) secara resmi meluncurkan...

Desember 2025 Neraca Dagang Indonesia Tetap Surplus Kendati Sedikit Menurun

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Senin (2/2/2026), ekspor Indonesia...

Perkuat Jaringan Pembayaran Lintas Negara, BI Bergabung dalam Proyek Nexus

Demi memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas negara, Bank Indonesia...

Inflasi Januari Meningkat Tinggi, di Atas Kisaran Sasaran 2,5±1 Persen

Badab Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Senin (2/2/2026), berdasarkan pemantauan...

Berita Terkini