Minggu, April 5, 2026
HomeApartmentPrima Orchard Tawarkan Konsep 2 in 1 di Bekasi Utara

Prima Orchard Tawarkan Konsep 2 in 1 di Bekasi Utara

Bekasi Utara mulai dilirik pengembang apartemen. Pionernya PT Olympus Development dengan mengembangkan Prima Orchard di Jl Perjuangan, Bekasi Utara. Lokasinya sekitar 2 km dari flyover Summarecon Bekasi. Prima Orchard  dikembangkan dengan konsep 2 in 1, yaitu sebagai hunian dan pusat niaga. Selain apartemen di dalamnya juga dibangun ruko dan kios yang disebut Prima Sentra Grosir (PSG).

Prima Orchard Bekasi
Prima Orchard Bekasi

Menurut Didit, staf pemasaran Olympus Development, Prima Orchard dibangun di atas lahan seluas 2 ha. Apartemennya setinggi 11 lantai sebanyak 300-an unit.  Ruko dan kios masing-masing sebanyak 120 unit dan 200 unit. Kiosnya ukuran 2×2 meter berada di belakang pertokoan. “Jadi, yang tinggal di sini nggak perlu keluar lagi karena semua kebutuhannya mulai kuliner, fashion, perlengkapan rumah tangga, dan lain-lainnya tersedia di dalam kawasan,” ujarnya kepada housing-estate.com, Selasa (21/10).

Apartemennya  memasarkan dua tipe, studio (22 m2) dan 2 kamar (45 m2) seharga Rp272 juta dan Rp602 juta. Sejak dipasarkan tahun 2012, menurut Didit, kenaikan harganya sudah empat kali. “Persentasenya 60:40 untuk studio dan 2 kamar, harga perdana tipe studio dulu Rp190 juta. Saat ini penjualannya sudah 80 persen dan pembangunan sudah mulai lantai basement,” imbuhnya.

Seluruh unit ruko sudah terjual semua (sold out), ruko 2 lantai dijual seharga Rp1,3 miliar. Pengembang masih memasarkan beberapa kios yang dibanderol Rp178 juta per unit. Untuk mempercepat penjualan developernya menawarkan caea pembayaran tunai bertahap. Uang muka 30 persen dicicil tiga kali, sisanya Rp4,1 juta/bulan (45 kali) atau Rp1,9 juta (15 tahun). Serah terima dijadwalkan pada akhir tahun 2015.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini