Minggu, April 5, 2026
HomeBerita PropertiKorsel Bangun Apartemen Tertinggi di Kawasan Wisata Busan

Korsel Bangun Apartemen Tertinggi di Kawasan Wisata Busan

Korea Selatan (Korsel) selalu punya cara baru untuk menarik dunia melirik ke negerinya.  Tak mau kalah saing, kini Korsel membangun supertall alias gedung pencakar langit. Tidak tanggung-tanggung, sekaligus tiga gedung. Yaitu Landmark Tower (411,6 meter) dan dua menara lain masing-masing setinggi 339 dan 333 meter. Ketinggian ketiga supertall itu bakal melampui Northeast Asia Trade Tower (NEATT) yang selama ini menjadi gedung tertinggi se-Korsel. NEATT memiliki ketinggian 308 meter. Dilihat dari ketinggiannya, Landmark Tower akan bersaing dengan Al Hamra Tower di Kota Kuwait, gedung nomor 20 tertinggi di dunia.

Landmark Tower HaeunDae Busan
Landmark Tower HaeunDae Busan

Ketiga supertall baru di Korsel itu semuanya berfungsi sebagai akomodasi wisata yang dibangun di kawasan khusus wisata HaeunDae – Busan. Kawasan ini dibangun oleh Haeundae Tourist Resort LCT dengan nilai 2,7 triliun won atau sekitar Rp32,32 triliun. Kota Haeundae sendiri saat ini sedang booming sebagai kota wisata dan perdagangan.

Landmark Tower akan punya 101 lantai, merangkum 561 kamar yang dirancang sebagai residence hotel dan 260 kamar hotel bintang enam. Sementara dua gedung lainnya meski beda tinggi, tapi memiliki jumlah lantai sama, 85 yang merangkum secara total 882 unit apartemen.

Supertall ini dibangun di lahan berukuran 6,7 kali lapangan bola alias 6,6 ha dan berada tepat di bibir pantai HaeunDae. Ketiganya dirancang sebagai one-stop lifestyle facilities yang dilengkapi dengan arena rekreasi, leisure, shopping mall dan bisnis. Pembangunan seluruh proyek ini direncanakan selesai pada tahun 2018.

Sebagai kontraktor telah ditunjuk sejak April lalu, POSCO E&C. Dipilihnya POSCO, sebab kontraktor ini dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman yang mumpuni membangun supertall dan proyek mega. Salah satu karyanya adalah NEATT di Incheon, gedung komerial yang sudah beroperasi sejak 2011. Kontraktor paling ternama di Korsel ini juga sedang membangun proyek International Business District selapang 5,71 juta m2 di Songdo, Incheon.

(Sumber: POSCO E&C dan PR Newswire)

 

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini