Selasa, Februari 3, 2026
HomeNewsEkonomiPurbaya: Ekonomi Indonesia akan Tumbuh Hingga 8 Persen Selama Saya Masih Menjabat

Purbaya: Ekonomi Indonesia akan Tumbuh Hingga 8 Persen Selama Saya Masih Menjabat

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme pemerintah, perekonomian nasional mampu tumbuh hingga mendekati 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. Optimisme tersebut disampaikan Menkeu saat berbicara dalam Indonesia Economic Summit 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

“Tahun ini (ekonomi akan tumbuh) 6 persen, tahun depan 6,5 persen, setelah itu mendekati 7 persen, dan menjelang 2029 mendekati 8 persen, jika saya masih menjabat (menteri keuangan),” kata Menkeu sebagaimana dikutip keterangan Kementerian Keuangan pada hari yang sama.

Menteri Purbaya menyatakan, perekonomian nasional saat ini berada pada jalur yang tepat dan terus mengalami percepatan setelah melewati periode perlambatan. Ia menilai pemulihan ekonomi Indonesia berlangsung kuat dan berkelanjutan.

“Saat ini perekonomian bergerak ke arah yang benar dan terus mengalami percepatan. Setelah empat bulan perkembangan ekonomi terakhir, sudah jelas bahwa pemulihan ekonomi kuat dan akan semakin menguat,” ujarnya.

Baca juga: Bank Dunia Benar, Purbaya Sok Gaya, Defisit APBN Sudah Dekati 3 Persen, Keseimbangan Primer Minus

Menurut Purbaya, kunci utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah memperbaiki fundamental ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Kemudian, pemerintah tetap menjaga stabilitas fiskal meskipun memberikan stimulus untuk mendorong pertumbuhan.

“Kami memastikan likuiditas yang cukup dalam sistem, menjaga stabilitas fiskal, dan melakukan ekspansi fiskal untuk mendorong perekonomian, namun tetap tidak melampaui batas defisit 3 persen dari PDB. Meski memberikan stimulus, kami tetap menjaga kehati-hatian fiskal,” tutur Menkeu.

Ia juga menyampaikan, pemerintah saat ini mengoptimalkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi, baik dari sisi pemerintah maupun swasta. Ketika pemerintah mendukung sektor swasta untuk terus tumbuh, Menkeu yakin momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami percepatan.

“Saat ini kami berupaya menggerakkan dua mesin pertumbuhan sekaligus. Yaitu, sektor pemerintah dan sektor swasta. Dengan itu, pertumbuhan di atas 6 persen menjadi mudah dicapai. Kami memanfaatkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi untuk memastikan ekonomi tumbuh pada kapasitas maksimalnya,” terang Menkeu.

Baca juga: Dahului BPS, Purbaya Sebut Ekonomi Triwulan IV-2025 Tak Akan Tumbuh Sesuai Janji 5,7 Persen

Untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi itu, pemerintah terus memperbaiki iklim usaha melalui penyederhanaan birokrasi dan penghapusan berbagai hambatan investasi. Salah satu langkahnya adalah pembentukan satuan tugas khusus untuk menyelesaikan kendala dunia usaha.

“Kami memiliki satuan tugas khusus debottlenecking, di mana setiap pelaku usaha dapat menyampaikan langsung kendala yang dihadapinya. Saya pikir satu tahun dari sekarang, kita akan memiliki kondisi iklim bisnis yang berbeda dan jauh lebih baik. Itu cukup untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan lebih cepat,” tutup Purbaya.

Berita Terkait

Ekonomi

Januari Kepercayaan Industri Cetak Rekor Tertinggi, Produksi Melonjak

Industri pengolahan atau manufaktur nasional mengawali tahun 2026 dengan...

PHEI Luncurkan Sukuk BI untuk Jadi Acuan Pelaku Pasar

PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) secara resmi meluncurkan...

Desember 2025 Neraca Dagang Indonesia Tetap Surplus Kendati Sedikit Menurun

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Senin (2/2/2026), ekspor Indonesia...

Perkuat Jaringan Pembayaran Lintas Negara, BI Bergabung dalam Proyek Nexus

Demi memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas negara, Bank Indonesia...

Berita Terkini