Rabu, April 29, 2026
HomeNewsDaerahMonorel Bandung Raya Dibangun Di Lahan Pemerintah

Monorel Bandung Raya Dibangun Di Lahan Pemerintah

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menuturkan tiang pancang monorel (Mass Rapid Transit/MRT) di wilayah Bandung Raya akan dibangun di atas lahan pemerintah sehingga persoalan pembebasan lahan tidak akan jadi hal yang krusial.

“Pembebasan lahan tidak jadi krusial, karena ini hadir di jalan pemerintah. Maka tidak akan ada persoalan berat saat pembangunan tiang pancangnya. Sehingga pembangunannya akan lebih cepat,” kata Heryawan, di Bandung, Selasa.

monorel

Ditemui usai Penandatangan Kesepakatan Bersama tentang Pembangunan Angkutan Massal Teknologi Monorel di Metropolitan Bandung Raya, di Aula Barat Gedung Sate, Heryawan menungkapkan optimismenya bahwa pembangunan tiang pancang monorel tersebut.

“Kalau Juli 2014 ini benar-benar ground breakingnya atau paling melesetnya Agustus. Insya Allah ini jadi proyek monorel pertama di Indonesia,” kata dia.

Ia menuturkan dengan dibangunnya monorel tersebut permasalahan kemacetan di wilayah Bandung Raya bisa teratasi.

“Kita lihat bagaimana Hongkong yang penduduknya padat bisa menyelesaikan masalahnya yakni dengan pendekatan teknologi melalui transportasi massal. Hal ini harus kita contoh,” ujar Heryawan.

Sementara itu, kata Asisten Daerah IV Bidang administrasi dan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menambahkan pihaknya optimis pengerjaan proyek pembangunan monorel (Mass Rapid Transit/MRT) di wilayah Bandung Raya tidak akan bernasib seperti pembangunan monorel DKI Jakarta.

“Kami optimistis monorel di Jawa Barat ini tidak akan seperti di DKI Jakarta. Walaupun diinisiasi pada Juli 2012, dari sisi proses kita paling cepat jika dibandingkan dengan DKI Jakarta yang sudah dilakukan sejak 2013,” kata Iwa.

Menurut dia Pemprov Jawa Barat juga mengambil pembelajaran positif terkait pembangunan monorel dari DKI Jakarta atau wilayah lainnya, salah satu hal yang membuat optimistis pihaknya dalam membangun monorel di Jawa Barat menggunakan konsep “b to b” (business to business).

“Konsep yang kami tawarkan pemerintah lebih kepada regulasinya dan konsep ‘b to b’. Konsep ini juga sudah kami informasikan kepada Bappenas, Kemehub dan mereka setuju,” kata Iwa.

Pihaknya menuturkan saat ini tim khusus dari Pemprov Jawa Barat dan China National Machinery Import and Export Corporation (CMC), sebuah BUMN di China akan bertemu untuk membuat master plan dari pembangunan monorel tersebut. Ant

Berita Terkait

Ekonomi

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Belanja Pemerintah Ngegas, Maret Uang Beredar Kembali Meningkat

Uang beredar adalah indikator aktivitas ekonomi. Kenaikan atau penurunan...

Program MBG Dipangkas, Pemerintah Hemat Anggaran Rp50 Triliun Lebih

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menekankan pentingnya sinergi...

Berita Terkini