Bukan Cuma Satu, Ada Banyak Keuntungan Investasi Properti
Produk properti dianggap sangat menguntungkan hingga kerap dijadikan aset yang prospektif untuk memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Produk properti juga memiliki berbagai macam fungsi dan tujuan seperti tempat tinggal, tempat usaha, jaminan pinjaman, warisan, disewakan, hingga digunakan untuk berinvestasi.
Investasi properti merupakan salah satu jenis investasi dengan nilai stabil bahkan terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini karena harga tanah yang selalu naik dari tahun ke tahun sehingga investasi properti kerap dijadikan sebagai bentuk simpanan jangka panjang yang menguntungkan.
Dibandingkan dengan jenis investasi yang lain, investasi properti cenderung lebih minim risiko meskipun membutuhkan modal yang tidak sedikit.Sebelum mulai berinvestasi pada produk properti, ada baiknya kiita mengetahui definisi dan keuntungan investasi properti sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Keuangan Senin (27/4).
Singkatnya, Investasi properti adalah pembelian aset properti atau real estate dengan tujuan memperoleh keuntungan melalui kegiatan penyewaan, penjualan kembali, atau keduanya di masa depan.
Aset properti yang dimaksud adalah sebidang tanah dan semua hal-hal di atas tanah tersebut mulai dari bangunan, rumah, jalanan, dan sumber daya lainnya. Properti dapat dimiliki oleh investor perseorangan, investor kelompok, atau sebuah korporasi.
Berinvestasi pada aset properti sering dianggap mahal dan untuk orang kaya saja. Namun, apabila memiliki modal yang cukup, tidak ada salahnya untuk mulai berinvestasi pada properti mengingat keuntungan yang diberikan cukup besar.
Secara umum nilai properti cenderung naik setiap tahunnya yang memberikan keuntungan tersendiri bagi para investor berinvestasi pada aset ini. Salah satu keuntungan lain adalah angka risiko yang cenderung kecil dan kebutuhan masyarakat akan hunian terbilang stabil.
Baca juga: Masih “New Comer”, Jangan Takut Berinvestasi Properti, Yuk Ikuti Panduannya
Bila dirinci, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari berinvestasi properti, antara lain:
Bisnis Sewa
Keuntungan pertama bagi pemilik properti adalah aset properti dapat disewakan menjadi bisnis yang menjanjikan. Apabila properti berada di lokasi yang strategis dan dekat dekat fasilitas umum, maka properti dapat disewakan atau dijadikan kos-kosan.
Passive Income
Investasi pada bidang ini merupakan cara yang tepat untuk mendapatkan passive income atau penghasilan yang diperoleh dengan duduk manis di rumah. Passive income yang dihasilkan berasal dari pendapatan sewa properti, dividen, bunga, atau bahkan royalti dari hasil investasi di bidang properti. Investasi ini cocok untuk persiapan hari tua atau masa pensiun karena memungkinkan untuk menghasilkan uang secara rutin.
Harga Meningkat
Harga properti akan terus naik tiap tahunnya seiring dengan kenaikan harga tanah dan kebutuhan rumah yang terus meningkat. Investasi ini memiliki risiko yang rendah karena pasar properti tidak terlalu fluktuatif seperti pasar saham. Keuntungan investasi ini akan semakin besar seiring dengan banyaknya permintaan dan kebutuhan hunian masyarakat di masa yang akan datang.
Baca juga: Investasi Properti itu Cengli Asal Mengerti
Anti Inflasi
Keuntungan lain yang akan didapatkan adalah aset properti tidak tergerus inflasi. Persentase inflasi rata-rata di Indonesia mencapai 3-5 persen per tahun sedangkan persentase kenaikan harga properti sebanyak 10-20 persen per tahunnya. Ini berarti angka kenaikan harga properti jauh di atas angka kenaikan inflasi yang terjadi setiap tahunnya.
Tidak Perlu Dipantau
Berbeda dengan investasi saham dan reksadana yang harus dipantau setiap saat, investasi pada bidang properti tidak perlu memantau pasaran harga setiap harinya. Jika memiliki modal dan bisa membeli sebuah properti, dengan dijual kembali atau disewakan bisa langsung mendapatkan keuntungan.
Buat Agunan
Keuntungan lain adalah properti yang kita miliki dapat dijadikan sebagai agunan atau jaminan ketika membutuhkan pinjaman dana dari bank.