Selasa, April 28, 2026
HomeBerita PropertiMau Tahu Rumah Dijual Kemahalan Atau Tidak? Cek Di Sini

Mau Tahu Rumah Dijual Kemahalan Atau Tidak? Cek Di Sini

Setiap orang tentu membutuhkan rumah untuk tempat berlindung dan membina keluarga. Dengan jumlah penduduk yang besar, demand perumahan di Indonesia sangat besar sehingga aktivitas jual-beli rumah juga sangat tinggi.

Namun tidak semua orang memahami khususnya terkait harga rumah, apakah sudah tepat, apakah harganya wajar dalam arti terlalu murah (dari sisi penjual) atau terlalu mahal (dari sisi pembeli)?

Sebagai keputusan finansial terbesar, tentu kita harus memiliki pengetahuan saat mau membeli atau menjual rumah. Menurut Asti Widyahari, Property Valuer & Advisor dari Penilaian.id, ketidakpahaman membuat keputusan yang diambil berdasarkan harga yang ditawarkan penjual atau membandingkan secara sekilas.

“Untuk jual-beli rumah butuh analisis yang memadai karena ada beberapa risiko yang dihadapi. Misalnya, membeli properti di atas harga wajar, kehilangan peluang negosiasi, atau bahkan salah mengambil keputusan investasi,” ujarnya kepada housingestate.id Senin (27/4).

Baca juga: Mau Pasti, Beli Rumah Jadi

Dalam beberapa kasus, selisih harga produk properti tersebut dapat mencapai angka yang signifikan. Makanya, ada faktor umum yang harus dipahami terkait nilai dan berbagai faktor yang menyertai dalam setiap transaksi properti.

Produk properti tidak akan terlepas dari lokasinya, luas tanah dan bangunan, kondisi fisik, lingkungan sekitar, serta data pembanding di pasar. Berbagai faktor ini membuat produk properti belum tentu memiliki nilai yang sama kendati terlihat serupa dan di lokasi yang berdekatan.

Tapi tidak perlu khawatir juga, berbagai faktor yang terlihat ribet ini bisa disederhanakan. Menurut Asti, dengan pendekatan yang tepat calon pembeli bisa melakukan analisis awal secara mandiri untuk mendapatkan gambaran harga yang lebih rasional dikaitkan dengan berbagai faktor tadi.

Baca juga: Opini: Pentingnya Profesi Penilai Properti

Secara umum, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain mengumpulkan data pembanding di sekitar lokasi. Kemudian bandingkan juga karakteristik propertinya, hitung indikasi nilai bangunan dan tanah, kemudian sesuaikan dengan faktor penambah dan pengurang nilai.

“Dengan pendekatan ini memungkinkan pembeli untuk tidak “menebak” tapi mulai memahami dasar dari harga properti tersebut. Memiliki pemahaman dasar mengenai cara menilai harga properti merupakan langkah penting untuk menghindari keputusan yang kurang tepat. Dengan pendekatan yang lebih terstruktur kita bisa mengambil keputusan dengan lebih tepat,” jelasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Dorong Penyaluran Kredit Lebih Tinggi, BI dan Pemerintah Lansir PINISI

Upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, memerlukan dukungan investasi dan...

Kontribusi Manufaktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Terus Menanjak

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, kinerja industri pengolahan atau manufaktur...

Triwulan I Manufaktur Catat Realisasi Investasi Baru Rp418,62 Triliun

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, berdasarkan data Sistem Informasi Industri...

Berita Terkini