Kamis, September 24, 2026
HomeGaya HidupAksesorisPahami Aktivitas di Rumah, Tentukan Desain dan Produk yang Dibutuhkan, IKEA Berikan...

Pahami Aktivitas di Rumah, Tentukan Desain dan Produk yang Dibutuhkan, IKEA Berikan Panduan

Area laundry, sudut penyimpanan, hingga ruang utilitas menjadi bagian dari aktivitas yang paling sering dilakukan di rumah. Tapi justru ruang-ruang ini kerap terlupakan dan penataan maupun desainnya jarang dipikirkan dengan matang dibandingkan ruang lainnya.

Melalui The Forgotten Rooms di IKEA Jakarta Garden City (JGC), IKEA Indonesia mengajak masyarakat melihat kembali area-area tersebut dengan memahami apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya mulai dari aktivitas yang dilakukan, barang yang dibutuhkan, hingga bagaimana satu aktivitas berpindah ke aktivitas berikutnya.

“Dari kunjungan kami ke berbagai rumah, kami melihat masyarakat sebenarnya sudah punya cara sendiri untuk mengatur rumah. Namun, dari situ kami juga bisa melihat bagian-bagian yang masih terasa merepotkan, misalnya ketika seseorang harus bolak-balik mengambil barang, memindahkannya, atau mencari tempat untuk menyimpannya,” ujar Ruth Panjaitan, Home Furnishing & Competence Development Leader IKEA Indonesia melalui siaran pers Kamis (24/9).

Situasi ini membuat IKEA memahami kalau penataan rumah bukan hanya soal tempat untuk menyimpan barang tetapi juga tentang bagaimana ruang tersebut dapat membantu orang melakukan aktivitasnya dengan lancar dan efektif.

Baca juga: 5 Rekomendasi Produk Minimalis Ikea Untuk Rumah Milenial

Pengamatan melalui Home Visit IKEA, bersama dengan wawasan dari Life at Home report, menjadi bagian dari cara IKEA memahami kehidupan di rumah. Pendekatan ini sejalan dengan visi IKEA untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Setiap rumah pada akhirnya memiliki kebiasaan yang berbeda, maka penataan ruang dapat dimulai dari bagaimana aktivitas di dalamnya dilakukan agar terasa lebih mudah.

Pada area cuci baju atau laundry misalnya, masalahnya tidak selamanya terletak pada mesin cuci atau ukuran ruang. Kerap kali masalahnya ada pada rangkaian aktivitas sebelum dan sesudah mencuci: pakaian perlu dikumpulkan dan dipilah, dikeringkan, dilipat, lalu disimpan kembali.

Ketika ruang untuk setiap aktivitas tersebut tidak tertata dengan jelas, pakaian dan perlengkapan laundry dapat berpindah-pindah sebelum akhirnya kembali ke tempatnya. Ruang yang sama pun bisa terasa lebih merepotkan bukan karena terlalu kecil, tetapi karena alurnya tidak mendukung apa yang perlu dilakukan di sana.

Baca juga: Memilih Sofa untuk Ruangan Sempit, Ikuti Panduan dari Ikea

Interior Design Leader IKEA Indonesia M. Yusuf Attorik menambahkan, situasi ini menentukan bagaimana sebuah ruang sebaiknya ditata, misalnya ketika kita melihat barang, biasanya pertanyaannya ‘ini mau ditaruh di mana?’.

“Padahal kita bisa mulai dari pertanyaan lain: aktivitas apa yang dilakukan di sini, siapa yang menggunakannya, dan barang apa yang paling sering dibutuhkan? Dari situ kita bisa melihat apa yang perlu berada dekat jangkauan, apa yang bisa disimpan lebih jauh, dan ruang mana yang sebenarnya masih bisa digunakan,” jelasnya.

Cara melihat ruang seperti ini juga dapat diterapkan pada area penyimpanan di bawah tangga, garasi, gudang kecil, atau satu sudut rumah. Ketika kebutuhan penyimpanan bertambah, ruang vertikal, dinding, sudut, maupun area di sekitar peralatan yang sudah ada dapat dimanfaatkan sebagai solusi tanpa harus membuat ruangan baru. Namun memanfaatkan ruang bukan berarti harus mengisi setiap sudut karena ruang untuk bergerak dan melakukan aktivitas tetap perlu diperhatikan.

Baca juga: Apartemen Skandinavia Lansir Unit Scandinavian Design Rancangan IKEA

Kebutuhan penyimpanan pun dapat berubah seiring dengan perubahan aktivitas di rumah. Karena itu solusi penyimpanan perlu cukup fleksibel untuk mengikuti ruang dan barang yang digunakan. Berbagai sistem dan solusi IKEA, seperti BROR, IVAR, EKET, HYLLIS, dan rangkaian penyimpanan lainnya dapat digunakan sesuai kebutuhan ruang, jenis barang, serta cara masing-masing orang menggunakannya.

Pada akhirnya, menata ruang bukan berarti mencari satu cara yang paling benar untuk semua rumah. Setelah memahami aktivitas yang berlangsung di dalamnya, kita dapat melihat solusi yang paling sesuai, mulai dari memanfaatkan ruang vertikal, mengatur kembali letak, hingga memilih penyimpanan yang membantu barang lebih mudah dijangkau, digunakan, dan dikembalikan. Dengan begitu, ruang yang sebelumnya terasa penuh atau kurang terpakai dapat berfungsi secara maksimal dan mendukung aktivitas.

Berita Terkait

Ekonomi

Juli 2026 Kunjungan Turis asal Timur Tengah dan Eropa Naik Tinggi

Laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) awal September 2026...

Jaga Kecukupan Likuiditas, Kemenkeu Lanjutkan Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Perbankan

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melanjutkan kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran...

Menkeu: Agustus 2026 Penerimaan Negara Tumbuh 25,4 Persen, Utang on Track, Defisit Terjaga

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan, kinerja Anggaran Pendapatan...

Berita Terkini