Hunian Favorit di PIK Bergeser ke Crown Golf
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, yang dikembangkan PT Mandara Permai sejak tahun 1990-an pengembangannya sudah hampir rampung. Kawasan perumahan mewah seluas 831 ha yang dikembangkan bersama Agung Podomoro Group dan Agung Sedayu Group itu tinggal memasarkan hunian dalam jumlah terbatas di Bukit Golf Mediterania (BGM). Fasilitasnya yang cukup komplit, akses langsung ke jalan tol dalam kota, dan dekat dengan pusat perdagangan di Jakarta Utara dan Jakarta barat menjadi nilai lebih perumahan ini.
Sejak beroperasinya jalan tol JORR W2 (West 2) Kebon Jeruk-Penjaringan, akses menuju PIK terutama dari Jakarta Selatan dan Jakarta Barat semakin mudah. “Adanya jalan tol itu sangat berpengaruh terhadap harga properti di PIK, tapi sebelum itu pun harganya memang naik terus,” ujarnya Yustinus, Member Broker 21 Mediterania PIK, kepada housing-estate.com di Jakarta, akhir pekan lalu.
Yustinus menjelaskan, PIK mengalami kenaikan harga yang luar biasa tiga empat tahun lalu. Seperti kawasan lain akibat melemahnya kondisi perekonomian memasuki tahun 2013 pertumbuhannya mulai melambat. Kendati belum pulih, kata Yustinus, keadaannya sudah membaik dan harga mulai naik lagi.
Dari sekian perumahan di PIK, sebutlah BGM, Grand Taman Grisenda, Mediterania Bulevar, Taman Lotus, Taman Resort Mediterania, dan enam blok hunian lainnya, BGM sempat menjadi area paling hot ditandai melejitnya harga rumah seken di sana. Saat ini favoritnya mulai bergeser ke kawasan Crown Golf yang lebih baru dan strategis, serta memiliki view golf. Perbedaan harga dua kawasan ini sekitar 10 persen.
“Harga rumah seken di Crown Golf paling murah Rp7 miliar, tanahnya cukup luas dengan bangunan rata-rata 2,5 – 3 lantai,” terangnya.
Rumah yang ditawarkan sebagian besar harganya mencapai belasan miliar. Contohnya tipe 270/350 yang dibanderol Rp17 miliar dan tipe 400/350 Rp18 miliar. Rumah dengan ukuran lebih kecil tipe 250/192 ditawarkan Rp9 miliar. Ke depan, Yustinus menyebut kawasan Golf Island yang saat ini sedang direklamasi akan menjadi kawasan favorit baru dengan harga yang diramalkan akan terus naik.
Reklamasi untuk pengembangan Golf Island mencakup kawasan seluas 200 ha. Areanya saat ini dalam tahap pemadatan. Selain landed house di Golf Island akan dibangun apartemen, perkantoran, dan mal. Ini akan melengkapi fasilitas yang sudah ada di PIK, seperti sekolah, rumah sakit, pasar, golf, komersial, dan water boom.
Dengan pengembangan ini dan fasilitas yang terus bertambah, ujar Yustinus, PIK akan bertahan menjadi kawasan hunian favorit kalangan menengah atas di Jakarta Utara dengan harga yang terus meningkat. Saat ini harga tanahnya rata-rata Rp20-23 juta/m2, di lokasi-lokasi tertentu mencapai Rp30 juta/m2. Yudis
