Sambut Ultah ke-131, Bank BRI Tawarkan KPR dengan Bunga 1,31 Persen
Di penghujung dua bulan terakhir tahun 2026, Bank BRI meluncurkan pembiayaan perumahan (KPR) dengan program suku bunga spesial.
Pada momen ini nasabah bisa mendapatkan suku bunga ekstra ringan yang akan memudahkan akses ke pembiayaan rumah maupun apartemen.
Dikutip dari laman resmi Bank BRI Selasa (27/10), suku bunga spesial yang ditawarkan mulai 1,31 persen, selaras dengan ultah ke-131 BRI tahun ini. Suku bunga ekstra ringan ini berlaku fixed dan floating khusus untuk pembelian rumah baru dari perusahaan pengembang yang telah bekerja sama dengan Bank BRI.
Unit properti yang bisa dibeli dengan suku bunga KPR spesial ini antara lain dari developer Agung Podomoro Land, Agung Sedayu Group, Alam Sutera, Ciputra Group, Jaya Real Property, LippoLand, Metropolitan Land, Modernland Realty, Pakuwon Group, Paramount Land, Summarecon Group, dan Sinar Mas Lan.
Suku bunga fixed maupun floating yang bisa didapatkan yaitu, 1,31 persen fixed 1 tahun yang dilanjutkan counter rate dengan minimum tenor 5 tahun. Untuk fixed 3 tahun suku bunganya 3 persen dengan minimum tenor 8 tahun, 4,55 persen fixed 3 tahun dengan minimum tenor 15 tahun, 3,85 persen fixed 5 tahun dengan minimum tenor 10 tahun, atau 6,85 persen fixed 5 tahun dengan minimum tenor 5 tahun.
Baca juga: Kick-Off 131 Tahun Bank BRI, Transformasi Layanan Hingga Berdayakan UMKM
Selain itu ada juga suku bunga berjenjang dengan tenor hingga 10 tahun. Nasabah bisa mendapatkan suku bunga 3 persen hingga 3 tahun, 7 persen 4-6 tahun, 10 persen 7-10 tahun dan selanjutnya counter rate dengan minimal tenor 10 tahun.
Untuk tenor 15 tahun, suku bunganya 2,85 persen 1-3 tahun, 6,5 persen 4-6 tahun, 9,35 persen 7-15 tahun, dilanjutkan counter rate dengan minimal tenor 15 tahun. Sementara tenor 20 tahun akan mendapatkan suku bunga 2,85 persen 1-3 tahun, 6,75 persen 4-6 tahun, 8,95 persen 7-20 tahun dilanjutkan counter rate.
Kemudahan lainnya, Bank BRI memberikan bebas biaya provisi, administrasi, hingga diskon untuk asuransi jiwa hingga 33 persen. Program ini berlaku untuk pengajuan hingga akhir November 2026.