Senin, Oktober 26, 2026
HomeNewsEkonomiSurvei LPEM UI: Penciptaan Lapangan Kerja Indonesia Makin Buruk

Survei LPEM UI: Penciptaan Lapangan Kerja Indonesia Makin Buruk

Survei Ahli Ekonomi Semester II 2026 yang dirilis Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkapkan, dari 63 ekonom yang menjadi responden, sebanyak 46 (73 persem) menilai penciptaan lapangan kerja saat ini lebih buruk dibandingkan 6 bulan lalu.

“Dari jumlah tersebut, 30 ahli (48 persen) menjawab lebih rendah dan 16 ahli (25 persen) menjawab jauh lebih rendah. Sisanya, 15 ahli (24 persen) menilai tidak berubah, dan 2 ahli (3 persen) menilai lebih tinggi,” tulis hasil survei dikutip, Senin (26/10/2026).

Selain itu, sebanyak 35 dari 63 ahli (56 persen) menilai, lingkungan bisnis saat ini memburuk dibandingkan 3 bulan lalu. Dari jumlah tersebut, 26 ahli (41 persen) menjawab lebih buruk dan 9 ahli (14 persen) menjawab jauh lebih buruk. Sisanya, 24 ahli (38 persen) menilai tidak berubah dan 4 ahli (6 persen) menilai membaik.

Baca juga: Survei Ahli Ekonomi LPEM UI: Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Tahun Depan Sulit Tercapai

Lebih lanjut hasil survei menyebutkan, sebanyak 38 dari 63 ahli (60 persen) memperkirakan penciptaan lapangan kerja dalam 6 bulan mendatang, lebih rendah dibandingkan kondisi saat ini.

Dari jumlah tersebut, 28 ahli (44 persen) menjawab lebih rendah, dan 10 ahli (16 persen) menjawab jauh lebih rendah. Sisanya, 22 ahli (35 persen) memperkirakan tidak berubah, dan 3 ahli (5 persen) memperkirakan lebih tinggi.

Baca juga: Full Nganggur 7,24 Juta, Setengah Nganggur 10,73 Juta, Proporsi Pekerja Informal Meningkat

Sebanyak 29 dari 63 ahli (46 persen) juga memperkirakan, lingkungan bisnis dalam 3 bulan mendatang tidak berubah dari kondisi saat ini. Pada arah memburuk terdapat 26 ahli (41 persen), sementara 18 ahli (29 persen) menjawab lebih buruk, 8 ahli (13 persen) menjawab jauh lebih buruk, dan 8 ahli lainnya (13 persen) memperkirakan membaik.

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini