Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiMolor, Jalan Layang Transjakarta Ciledug-Tendean

Molor, Jalan Layang Transjakarta Ciledug-Tendean

Jalan layang khusus Transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean) yang progress pembangunannya sudah mencapai 96 persen terancam molor pengoperasiannya. Semula jalan laying sepanjang 10,5 km itu ditarget beroperasi 15 Desember 2016. Tapi kondisi lapangan tidak memungkinkan karena ada lahan yang belum bebas.

jalan layang trans Jakarta ciledug-Tendean
jalan layang trans Jakarta ciledug-Tendean

“Kami terus mengebut pekerjaan proyek ini tapi harus realistis, makanya kita mengajukan perpanjangan jika proyek ini tidak bisa mencapai 100 persen hingga akhir tahun ini. Masih ada kendala pembebasan lahan sehingga ada halte belum terbangun,” ujar Yusmada, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta di Balaikota Jakarta, Selasa (13/12).

Molornya pembangunan proyek ini makin memperpanjang proses penyelesaiannya. Sebab, proyek yang pembangunannya melewati tahun berjalan dan dilanjutkan tahun berikutnya akan diperiksa kembali Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pemeriksaaan itu untuk memastikan proyek tersebut tidak ada indikasi pelanggaran.

Jalur Transjakarta elevated ini akan memiliki 12 halte.Yusmada menjelaskan pembangunan proyek ini sudah menyelesaikan 331 segmental box girder, selanjutnya pekerjaan parapet railing, dan saluran. Jenis pekerjaan lain bisa dilakukan lebih cepat.

“Saat ini beberapa alat berat di bawah proyek sudah sangat berkurang dan sudah mulai dilakukan pembersihan. Ini proyek multiyears 2013-2016 dengan anggaran Rp2,4 triliun mencakup 8 paket pekerjaan. Kalau molor ke 2017 bisa memakan waktu lagi karena tahun ini harusnya sudah selesai,” imbuhnya,

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini