Senin, Oktober 26, 2026
HomeBerita PropertiGrand Balikpapan City Rilis Klaster Rumah Rp600 Jutaan

Grand Balikpapan City Rilis Klaster Rumah Rp600 Jutaan

Sinar Mas Land (SML) meluncurkan klaster baru Hayfield di Grand City Balikpapan (224 ha), Jalan MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur. Hayfield merupakan klaster hunian keempat yang dikembangkan di proyek hunian terpadu itu dengan target pasar kaum muda.

Menurut Franky Najoan, CEO East Indonesia SML, klaster terbaru seluas 7,2 ha itu memasarkan rumah bergaya minimalis modern dengan lansekap hijau. “Kami mengembangkan klaster baru ini lebih hijau disesuaikan dengan kehidupan di pusat kota, sehingga sangat cocok untuk para milenial berpenghasilan Rp8-10 juta per bulan,” katanya melalui siaran pers dari Balikpapan yang diterima housing-estate.com, Senin (29/10/2018).

Rumahnya bisa dibeli dengan depe diangsur dua tahun sebesar Rp3 jutaan/bulan. Tipe unit 47/72 dan 57/90 seharga mulai dari Rp600 jutaan/unit. “Program cicil depe itu akan memudahkan milenial membeli rumahnya. Setelah dua tahun nanti harga rumahnya pasti sudah naik 15-20 persen sehingga sangat menarik juga dari sisi investasi,” tutur Franky.

Grand City Balikpapan sudah dilengkapi berbagai fasilitas seperti sarana pendidikan, olah raga, kesehatan, dan tempat ibadah. Ada juga danau buatan seluas 5,3 ha yang berfungsi sebagai penampung air hujan sekaligus sarana wisata. Lokasi perumahan mudah dicapai dari RSUD Dr Kanujoso Djatiwiboro, hotel, terminal bus, dan bandara internasional Sepinggan.

“Kami sudah membuka jalan tembus yang menghubungkan Jalan MT Haryono dengan Jalan Soekarno-Hatta Km 7, sehingga memudahkan akses penghuni keluar-masuk perumahan,” ujarnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Pantau Situasi Pasar Modal, Jasa Marga Siapkan Opsi Buyback Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau situasi pasar...

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini