Jumat, Mei 1, 2026
HomeInfo produkAir dari Keran Pun Bisa Langsung Diminum

Air dari Keran Pun Bisa Langsung Diminum

Umumnya orang di perkotaan suplai air minumnya menggunakan air dalam kemasan dalam galon besar yang dipasang pada water dispenser. Sebagian water dispenser dilengkapi dengan fitur air panas (hot), dingin (cold), dan biasa (cool). Saat air di galon pada dispenser sudah habis, diganti dengan galon baru berisi air.

Sekarang ada pilihan menggunakan alat pensteril air, sehingga kita tidak perlu selalu membeli air kemasan seperti water purifier Pureit produksi Unilever. Pilihan lain yang baru-baru dipasarkan antara lain Advance Allegro S3 yang berfungsi memurnikan air dari keran sekaligus dispenser, sehingga air hasil pemurniannya bisa langsung dipakai dan diminum.

Advance merupakan brand perlengkapan rumah tangga khususnya perlengkapan kesehatan yang sudah hadir di Indonesia sejak tahun 1994. Saat ini Advance memiliki 70 ruang pamer di kota-kota besar Indonesia.

Menurut Product manager Advence Yulianto, Advance Allegro S3 merupaka alat pemurni air yang bekerja dengan teknologi reverse osmosis (RO) dilengkapi dengan kombinasi triple hygiene protection dan artificial intelligent (AI) powered system. Kombinasi teknologi ini diklaim bisa menghadirkan air minum berkualitas dari air keran di rumah.

“Produk bukan hanya bisa menghilangkan bakteri tapi juga seluruh kandungan logam berat di dalam air, sehingga air yang dikonsumsi sangat aman. Air dalam kemasan juga bisa berubah kualitasnya bila terpapar sinar matahari langsung atau dibiarkan terlalu lama di dalam ruangan lembab. Dengan produk Advance ini kita bisa mendapatkan air minum dengan lebih mudah dan efisien,” katanya.

Advance Allegro S3 bekerja menyaring dan mematikan bakteri pada air keran tanpa mengurangi kandungan mineralnya yang dibutuhkan tubuh. Produk ini juga mampu meminimalisir pemakaian listrik dibandingkan water dispenser yang menghemat pengeluaran untuk membeli air kemasan.

Teknologi AI Powered System diklaim bisa mengatur sistem eco sensor dan double UV protector untuk sistem pemanas dan pendingin yang akan berhenti secara otomatis saat gelap. Teknologi AI ini akan berlaku sebaliknya saat sensor mendeteksi adanya cahaya yang akan kembali bekerja secara normal. Dengan teknologi ini penghematan listriknya disebut mencapai 50 persen.

“Bentuk produk ini seperti water dispenser biasa dengan tangki air yang cukup besar mencapai 13,9 liter. Ada filter yang perlu diganti secara berkala tergantung kualitas air, tapi rata-rata cukup awet bisa digunakan berbulan-bulan,” jelasnya. Dimensi produk 380 x 430 x 1.205 mm dengan berat 30 kg. Harganya mulai Rp16 jutaan/unit dengan garansi satu tahun.

Berita Terkait

Ekonomi

Kemenperin Bantah RI Alami Deindustrialisasi, Ini Alasannya

Kementerian Perindustrian (Kemnperin) membantah Indonesia mengalami deindustrialisasi, atau penurunan...

Pesanan dan Produksi Menurun, Ekspansi Manufaktur RI Makin Kendur

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur RI pada April masih...

Tiga Perusahaan Jajaki Kerjasama Pengembangan Teknologi Pengolahan Air di Kawasan Industri

Kementerian Perindustrian mempercepat penguatan infrastruktur pendukung industri, khususnya dalam...

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Berita Terkini