Rabu, April 29, 2026
HomeBerita PropertiAstra Property: Sustainability Bukan Tempelan Tapi Cara Berbisnis

Astra Property: Sustainability Bukan Tempelan Tapi Cara Berbisnis

Astra Property mengembangkan seluruh proyeknya dengan konsep ramah lingkungan atau keberlanjutan (sustainability), selaras dengan Astra 2030 Sustainability Aspiration yang diusung induknya Astra Group.

“Konsep sustainability itu cara berbisnis, bukan tempelan atau program tambahan. Seluruh langkah pertumbuhan Astra Property, dilandasi komitmen kuat terhadap keberlanjutan yang selaras dengan Astra 2030 Sustainability Aspirations,” kata Wibowo Muljono, Presiden Direktur Astra Property, dalam media gathering “Delivering Growth, Legacy Continuous” di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Ia berbicara disertai jajaran lengkap manajemen Astra Property. Yaitu, Johnnie (Director), Frans Surjadi (Director), Max William Sunarcia (President Director Industrial Portofolio), Lia Prilianty Singgih (Director Industrial Portofolio), Susan Samantha (Director Industrial Portofolio), Fransisca Iskandar (President Director Commercial Portofolio), Michael Atmoko (Director Commercial Portofolio), Selvi Xu (President Director Residential Portofolio), Tony Soetanto (Director Residential Portofolio), dan Melisa Lubis (Board of Management Industrial Portofolio).

Ia menambahkan, keunggulan Astra Property terletak pada kekuatan sinergi dalam ekosistem Astra Group, serta disiplin tata kelola dalam menghadirkan proyek berkualitas tinggi yang saling melengkapi di berbagai segmen. Saat ini bisnis Astra Property ditopang tiga pilar: commercial, residensial, serta logistik dan pergudangan.

Baca juga: Biar Tahan Guncangan, Astra Property Bangun Bisnis di Atas 3 Pilar Terintegrasi

Konsep sustainability itu, diwujudkan melalui Astra Triple-P Strategy, yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam tiga pilar utama: Portfolio, People, dan Public Contribution, sebagai fondasi dalam setiap pengembangan bisnis perusahaan.

Dari sisi Portfolio, Astra Property terus memperkuat standar keberlanjutan di seluruh proyeknya. Menurut Wibowo, secara keseluruhan perusahaan telah mencapai bauran energi terbarukan sebesar 26,79 persen dari total kebutuhan energi operasionalnya sepanjang 2025.

Komitmen ini, antara lain dibuktikan oleh Arumaya Financial Center, yang berhasil memperoleh design recognition
dengan peringkat Gold Greenship New Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Komitmen terhadap pengelolaan sumber daya yang efisien, juga diterapkan secara menyeluruh. Menara Astra dan The Arumaya menerapkan sistem daur ulang air, serta upaya pengelolaan limbah padat untuk mencapai zero waste to landfill. Lebih dari itu, Menara Astra menerapkan upaya berkelanjutan lain, yaitu sistem rainwater harvesting.

Pada proyek residensial, Arumaya Residences juga menggunakan sistem rainwater harvesting, klaster Rivara di Altéa BLVD mengimplementasikan perangkat sanitasi ramah lingkungan, yang diproyeksikan mampu menurunkan laju aliran air hingga 21,25 persen. Sementara Asya, terus meningkatkan kapasitas fasilitas daur ulang air limbah di kawasan.

Gambar artis Arumaya Financial Centre yang dikembangkan dengan konsep hijau (dok. Astra Property)

Guna memperkuat sinergi dekarbonisasi dalam rantai pasok, Astra Property bersama World Resources Institute (WRI) Indonesia, meluncurkan program Supplier Decarbonization Knowledge Sharing.

Melalui diskusi seputar tantangan dan peluang transisi hijau, perusahaan mengambil langkah strategis untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam rantai pasok, sekaligus aktif menekan emisi cakupan tiga.

Baca juga: Earth Life Matters di Proyek-Proyek Astra Property

Pada dimensi People, perusahaan berhasil menjaga catatan zero fatality, baik pada tahap konstruksi maupun operasional sepanjang 2025. Pencapaian ini didukung oleh inspeksi rutin, peningkatan kompetensi SDM, serta kampanye kesehatan dan keselamatan kerja.

Sedangkan pada pilar Public Contribution, Astra Property telah menjangkau 2.079 penerima manfaat melalui berbagai program komunitas seperti Astra Sehat, Astra Cerdas, Astra Kreatif, dan Astra Hijau.

Sebagai bentuk aksi nyata yang melibatkan partisipasi aktif karyawan, Astra Property menyelenggarakan rangkaian program Colleague Volunteering Program (CVP). Antara lain, program penanaman 500 bibit mangrove di Pulau Pramuka, serta program Astra Property Berbagi Ilmu kepada siswa-siswi SMK, mahasiswa universitas, dan UMKM.

Seluruh inisiatif keberlanjutan ini, senantiasa dijalankan dengan menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi utama.

Ke depan, Astra Property berkomitmen untuk terus memanfaatkan peluang pertumbuhan secara terukur, sembari menjaga kualitas produk, memperkuat sinergi ekosistem, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga: Dikembangkan Ramah Lingkungan, Altea BLVD Andalkan PDAM untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Wibowo mengakui, belum ada hubungan kausalitas antara konsep pengembangan berkelanjutan itu dengan penjualan propertinya. Dalam arti belum ada yang menyatakan secara eksplisit, membeli produk properti Astra Property karena tertarik dengan konsep ramah lingkungannya.

Tapi, konsep sustainability itu sudah terbukti membuat hunian dan kawasan komersial yang dikembangkan Astra Property, menjadi lebih nyaman ditempati. Sesuai dengan tagline perseroan dalam pengembangan proyeknya, “elevating quality of life”.

“Itulah sebenarnya tujuannya. Pertumbuhan jangan hanya dipandang dari skala (bisnis), tapi juga dari peningkatan kualitas produk dan dampaknya bagi seluruh ekosistem Astra Property,” tutup Wibowo.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Belanja Pemerintah Ngegas, Maret Uang Beredar Kembali Meningkat

Uang beredar adalah indikator aktivitas ekonomi. Kenaikan atau penurunan...

Program MBG Dipangkas, Pemerintah Hemat Anggaran Rp50 Triliun Lebih

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menekankan pentingnya sinergi...

Berita Terkini