Apartemen Rp200 Jutaan di Jakarta Barat
Mencari rumah baru di Jakarta seharga Rp500 jutaan saat ini hampir mustahil didapatkan. Tanah yang semakin terbatas dan mahal langsung melambungkan harga rumah. Jangankan yang Rp500 jutaan, pengembang yang menjual rumah seharga Rp1 miliar pun semakin langka. Di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, misalnya, rumah tapak (landed house) yang dipasarkan pengembang rata-rata harganya di atas Rp1 miliar.
Hunian terjangkau di Jakarta hanya bisa didapatkan di apartemen. Pengembang yang menawarkan apartemen di bawah Rp500 juta masih banyak, bahkan Rp200 jutaan juga ada. Di Jl Daan Mogot ada dua yang menawarkan, apartemen Green Park View besutan PT Inten Cipta Sejati (Cempaka Group) dan apartemen Point8 dari PT Cakrawala Bumi Sejahtera.
Apartemen di kawasan ini layak dilirik profesional yang beraktifitas di Jakarta Barat dan Tangerang. Bahkan dengan adanya jalur busway (Trans Jakarta) Kalideres – Lebak Bulus, apartemen di sini bisa menjadi alternatif hunian mereka yang beraktifitas di Jakarta Selatan. Lokasi apartemennya berada di seberang halte busway Sumur Bor tidak jauh dari Terminal Kalideres. Menuju ke Bandara Soekarno Hatta juga mudah karena ada angkutan kota yang beroperasi 24 jam.
Apartemen Green Park View (GPV) menawarkan tipe studio (24 m2) dan 2 kamar (2 bedroom/34 m2) seharga Rp247 juta dan Rp348 juta. GPV mencakup tiga tower masing-masing 12 lantai (tower E) dan 20 lantai (tower F dan G). Tower E sudah sold out, sedangkan tower F tinggal memasarkan tipe 2BR (33,7 m2) seharga Rp347 juta.
Menurut staf pemasaran GPV, tower G yang saat ini tengah dipasarkan dilengkapi dua basement parkir. Dua tower lainnya tidak memiliki parkir basement, kendaraan penghuni diparkir di halaman. Tower E dan F sudah berpenghuni dan cukup ramai.
Apartemen Point8 membidik segmen sedikit lebih tinggi. Di sini menawarkan tipe studio (28,5 m2) seharga Rp330 juta dan tipe 2BR (46 m2) seharga Rp530 juta. Apartemen dua tower setinggi 21 lantai ini dalam proses pembangunan. Rencananya serah terima dimulai pada September 2015. Pengembangnya tengah memasarkan tower 2. Menurut staf pemasarannya, penjualannya sudah lebih dari 70 persen. “Pemasaran tower satu akan dibuka pada September mendatang, beberapa lantai bagian bawah akan dijadikan hotel bintang empat,” katanya. Yudis
