Kamis, April 30, 2026
HomeNewsDaerahWarga Solo Kampanyekan Cinta Lingkungan

Warga Solo Kampanyekan Cinta Lingkungan

Warga Kota Solo memperingati Hari Bumi se-Dunia yang jatuh pada 22 April melakukan aksi kampanye untuk mencintai dan peduli terhadap lingkungan di Bundaran Gladak Solo, Selasa.

Mereka dalam memperingati Hari Bumi sebagai salah satu bentuk kampanye dengan memperagakan manusia monster melumuri seluruh tubuhnya lumpur, dan beraksi mengingatkan masyarakat agar peduli dengan lingkungan.

Peringatan Hari Bumi di Solo
Peringatan Hari Bumi di Solo

Selain itu, mereka dalam kampanye Hari Bumi juga menggelar poster yang bertuliskan “Selamatkan Bumi Untuk Anak Cucu”. Hal ini, sempat menjadi perhatian masyarakat pengguna jalan yang sedang melintas di Jalan Slamet Riyadi Solo.

Menurut koordinator aksi Mulyoto (56), warga RT 01 RW XIII Sumber Banjarsari Solo, dirinya melakukan aksi dengan memperagakan manusia monster tersebut untuk mengkapanyekan agar masyarakat lebih peduli dengan lingkungan atau bumi.

Menurut dia, bumi merupakan tempat berpijak tersebut harus dijaga kelestariannya agar anak cucu juga dapat menikmati untuk kehidupan masa mendatang.

“Manusia dengan seenaknya merusak alam dengan cara penambangan-penambangan yang tidak dikembalikan kelestariannya. Hal ini, akan berdampak mendatangkan bencana alam karena rusaknya lingkungan kita,” katanya.

Menurut dia, pihaknya menolak adan penambangan liar yang sering tidak memperhatikan atau peduli likungannya. Mereka dengan enaknya meninggalkan begitu saja lokasi likungan yang rusak.

Penggagas aksi Mayor Haristanto, mengatakan, kampanye peduli lingkungan tersebut dalam memperingati Hari Bumi se-Dunia yang jatuh tanggal 22 April.

“Masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, sehingga bencana banjir, tanah longsor, dan akibat rusaknya alam lainnya dalam terhindari,” katanya.

Menurut dia, dengan menyelamatkan bumi, maka anak cucu ke depan dapat menikmati karena likungan tetap lestari.

“Hari Bumi merupakan pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun pada tanggal 22 April dan diperingati secara internasional,” katanya.

Menurut dia, Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet pijakan manusia ini yaitu bumi.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Belanja Pemerintah Ngegas, Maret Uang Beredar Kembali Meningkat

Uang beredar adalah indikator aktivitas ekonomi. Kenaikan atau penurunan...

Program MBG Dipangkas, Pemerintah Hemat Anggaran Rp50 Triliun Lebih

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menekankan pentingnya sinergi...

Berita Terkini