The Isle Ottawa, Paling Ramah Lingkungan Sedunia
Bayangkan sebuah tempat dimana rumah-rumahnya terbuka menghadap taman disirami air hujan yang jatuh dari talang di atap rumah. Sekelilingnya taman berikut jalan setapak dari batu alam dan sesekali diramaikan oleh penampilan sekelompok musisi yang mendendangkan lagu merdu. Anak-anak kian kemari berlarian di rerumputan. Deretan solar panel di atap rumah dan suara gemericing air yang mengalahkan deru kendaraan. Ini bukan mimpi, sebuah rencana sedang dibangun di lahan seluas 16,2 ha di tepi Sungai Ottawa, Kanada. Adalah Windmill Development Group (WDG) yang punya gawe mengembangkan The Isle, kawasan ramah lingkungan itu.

Pengumuman proyek terbaru WDG itu dilakukan bertepatan dengan Hari Bumi tahun ini. Proyek ini sedang menunggu ijin dari Pemerintah Kota Ottawa. Walikota Ottawa sudah menyatakan dukungannya dan akan memberikan perlakuan khusus pada pengembang-pengembang yang melakukan hal serupa.
The Isle didesain dengan pendekatan komprehensif dari organisasi peduli lingkungan hidup, One Planet Community. Konsepnya, semua areanya 100 persen dapat dicapai dengan berjalan kaki atau naik sepeda, bisa memproduksi energi sendiri, mendaur ulang semua sampah, memiliki kebun yang hasilnya bisa dipakai sendiri, dan menggunakan material daur ulang atau ramah lingkungan. Proyek milik Windmill yang menyatakan diri sebagai pengembangan paling hijau seantero Kanada itu, dirancang untuk mencapai semua tujuan tersebut.
Proyek ini direncanakan selesai dalam waktu 15 tahun. Meski baru dilansir, ribuan warga Kanada sudah ingin tinggal di the Isle. Area proyek membentang di tepi Sungai Ottawa, di dekat Air Terjun Chaidiere. Area di sekitar air terjun setinggi 15 meter ini acapkali digunakan sebagai tempat berkumpul komunitas suku asli Kanada.
Bertahun-tahun lalu, air terjun itu sempat tercemar oleh aktivitas industri dan pabrik di sekitarnya. Ketika pabrik terakhir ditutup, Jonathan Westeinde, CEO Windmill, mengambil kesempatan untuk membangun daerah tersebut dengan visi baru. Proyek ini akan memanfaatkan sebanyak mungkin bangunan-bangunan pabrik yang bernilai sejarah dan menggunakan arsitekturalnya yang unik dari gedung-gedung itu. Dengan begitu, menjadikan proyek ini tampil sebagai area yang bernuansa modern-heritage, dan layak mendapat julukan ‘komunitas paling ramah lingkungan di dunia’. AYu
(Sumber: Inhabitat dan Windmill Development Group)