Minggu, April 5, 2026
HomeApartmentTwin Tower Setinggi 298 Meter Segera Dibangun di CBD Jakarta

Twin Tower Setinggi 298 Meter Segera Dibangun di CBD Jakarta

Biro arsitek internasional, Broadway Malyan, baru saja mengungkapkan proyek terbarunya di Jakarta. Yang pertama bernama ‘7Point8’, gedung kembar setinggi 298 meter yang akan berdiri di pusat bisnis Jakarta. Gedung milik Karya Cipta Group ini berada di daerah kawasan Setiabudi dan rencananya akan tersambung dengan stasiun MRT Setiabudi.

7point8 2

Twin tower itu akan berkoneksi di bagian podium. Keduanya dirancang sedemikian rupa sehingga memiliki perpektif timur-barat. Pengolahan ruang luarnya terinspirasi dari konsep alun-alun, ruang besar yang menjadi ciri khas kota-kota di Jawa, dimana aktivitas sosial, ekonomi dan leisure  mengambil tempat. Alun-alun ini akan dibentuk mengelilingi gedung dan di antara gedung terdapat sebuah courtyard yang didesain menjadi pusat aktivitas ruang luarnya.

Proyek multi fungsi yang mengkombinasikan perkantoran, ritel, area komersial dan residensial ini rencananya akan dilansir tengah tahun ini.  “Desain gedung ini gabungan hasil kerja, keahlian dan pengalaman kami di dunia desain, dipimpin oleh tim desain dari Singapura, gedung ini akan menjadi ikon kelas dunia,” ujar Ian Simpson, Director at Broadway Malyan.

Sebelumnya, Broadway Malyan sudah pernah terlibat dalam proyek superblok lain di Jakarta, yaitu  Cilandak Bisnis Square (CIBIS), Jakarta Selatan. Di lahan seluas 11,7 ha itu, Broadway Malyan bertindak sebagai master planner dari proyek milik Bhumyamca Sekawan yang saat ini dikenal dengan nama Cilandak Commercial Estate. Di dalamnya nanti akan terdapat gedung perkantoran, hotel, ruang konferensi, fasilitas rekreasi, dan ritel. Serupa dengan 7point8, desain proyek CIBIS juga terinspirasi dari alun-alun dan akan menonjolkan bentuk persegi.

Biro arsitek yang memiliki 16 studio di penjuru dunia ini menyatakan akan menggarap sejumlah proyek di Jakarta. Kesediaannya itu mengacu pada hasil survei AT  Kearney tentang Emerging Cities Outlook (ECO) Index yang menempatkan Jakarta di posisi teratas dari kota yang paling progresif dalam 10-20 tahun ke depan. AYu

(Sumber: Broadway Malyan)

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini