Kamis, April 30, 2026
HomeEventHari Bumi, Sharp Ajak Anak-anak Lestarikan Hayati Laut

Hari Bumi, Sharp Ajak Anak-anak Lestarikan Hayati Laut

Hari Bumi (Earth Day) yang jatuh setiap tanggal 22 April mulai banyak mendapat perhatian kalangan masyarakat. Selain kelompok dan aktifis lingkungan, korporasi swasta juga ikut terlibat dalam peringatan Hari Bumi dengan beragam kegiatan. Sharp, produsen peralatan elektronik, menggelar acara pelestarian hayati laut dan pesisir dengan melibatkan anak-anak sekolah.

Penanaman pohon mangrove
Penanaman pohon mangrove

Kegiatan Earth Day 2015 itu diselenggarakan di Kepulauan Seribu dengan menggandeng  YayasanTerangi dan Taman Nasional Kepulauan Seribu. Bersama 50 pelajar dari berbagai sekolah dasar di Kepulauan Seribu, Sharp melakukan transplantasi 100 terumbu karang, penanaman 1.000 pohon mangrove, aksi bersih pantai, edukasi mengenai pelestarian ekosistem laut.

Menurut Haruhiko Sano, General Manager Brand Strategy Group PT Sharp Electronics Indonesia, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program adopsi karang yang sukses diselenggarakan Sharp pada tahun 2010 dan 2013 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta. “Perusahaan kami sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia selama hampir 50 tahun. Untuk itu kami selalu berupaya menjadi yang terbaik dan memberikan timbal balik kepada masyarakat, salah satunya dengan menjaga kelestarian lingkungan di mana kami beroperasi,” ujar Haruhiko dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com, di Jakarta, Jumat (24/4).

Indonesia merupakan negara dengan garis pantai sangat panjang dan menyimpan beragam potensi. Sayangnya, lanjut Haruhiko, tidak banyak masyarakat Indonesia dan penduduk pesisir  yang paham mengenai manfaat dan cara menjaga potensi kekayaan baharinya. “Untuk itu kami mengambil inisiatif untuk mengedukasi dan mengajak penduduk setempat terutama anak-anak, untuk melestarikan keanekaragaman hayati perairan Indonesia,” imbuhnya.

Terumbu karang yang ditransplantasi dari jenis marga acropora sp, seriatopora sp, caulastrea sp, stylopora sp, montipora sp, dan pocilopora sp. Media tanamnya pipa berbentuk piramida unik hasil kreasi pelajar SMA di Kepualauan Seribu. Untuk tanaman mangrove yang ditanam jenis rhizopora sp.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Belanja Pemerintah Ngegas, Maret Uang Beredar Kembali Meningkat

Uang beredar adalah indikator aktivitas ekonomi. Kenaikan atau penurunan...

Program MBG Dipangkas, Pemerintah Hemat Anggaran Rp50 Triliun Lebih

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menekankan pentingnya sinergi...

Berita Terkini