Rabu, Mei 6, 2026
HomeDesignRumah Tropis di Lahan Tusuk Sate

Rumah Tropis di Lahan Tusuk Sate

Konsultasi

Rubrik Rancang Bangun kali ini mengulas proyek rumah tinggal yang baru selesai dikerjakan Triplus di kawasan Cinere, Depok (Jawa Barat). Pemilik rumah seorang pilot yang masih aktif melakukan penerbangan rute internasional. Ini rumah kedua bagi keluarga Leo Witjaksono (56) dan istri serta tiga anaknya yang sudah bekerja. Leo membeli dua lahan yang berdampingan seluas 585 m2 berlokasi persis tegak lurus dengan sumbu jalan perumahan. Orang sering mengistilahkan posisi lahan seperti itu dengan tusuk sate. Rencananya kaveling akan dibuatkan dua rumah untuk kedua orang putrinya.

Tahap awal Leo ingin mengembangkan sebagian lahan (sekitar 392,5 m2) untuk rumah tinggalnya dan salah seorang putrinya yang bekerja di Jakarta. Konsep yang diinginkan Leo adalah rumah yang minimalis, terbuka, dan terang oleh sinar matahari karena lahan menghadap ke timur. Ia memerlukan satu kamar tidur lengkap dengan kamar mandi, ruang kerja, serta akses tersendiri di lantai bawah tanpa mengganggu aktivitas di rumah utama. Sebuah kolam renang juga diadakan di halaman belakang untuk olah raga rutin sang istri. Satu kamar tidur utama lagi di lantai atas untuk putrinya dan dua kamar tidur kecil untuk tamu dan orang tua Leo saat menginap.

Solusi Desain

Bangunan rumah dikembangkan dua lantai seluas 394,5 m2. Nuansa warna pada fasad yang dipilih adalah dominasi dinding krem dengan aksen warna cokelat tua yang senada dengan kusen alumunium. Detil modern tropis dihadirkan dengan elemen jendela besar yang diberi kanopi membentuk bingkai kotak, juga desain atap pelana. Posisi rumah yang menghadap ke timur memungkinkan pergerakan angin dari timur ke barat yang cukup banyak sehingga berpotensi mendinginkan rumah.

rumah tropis dilahan tusuk sate

Lokasi lahan di tusuk sate disiasati dengan mengolah program ruang di posisi tegak lurus jalan untuk carport di lantai bawah dan musala di lantai atas. Luasan carport dan garasi telah dipersiapkan untuk dua rumah pada posisi kanan dan kiri. Atap carport dari beton dilengkapi skylight agar di siang hari tidak perlu penerangan lampu.

Pewarnaan interior dipilih turunan dari warna putih bernuansa kekuningan untuk ruang-ruang publik dan putih kebiruan untuk kamar-kamar tidur. Warna cahaya pendukung dipilih lampu berwarna kuning sehingga berkesan hangat.
timur memungkinkan pergerakan angin dari timur ke barat yang cukup banyak sehingga berpotensi mendinginkan rumah.

rumah tropis dilahan tusuk sate
Taman belakang dilengkapikolam renang

Lantai Bawah

  • Pintu masuk utama rumah berada di posisi samping, dapat diakses dari carport ke arah utara melalui pedestrian yang dihiasi taman dan kolam ikan.
  • Ruang tamu dibuat mungil karena jarang menerima tamu. Ditempatkan perabot kursi dari kayu buatan sendiri dengan desain unik dan tidak seragam.
  • Ruang tengah berisi ruang keluarga, ruang makan, dan pantry (dapur kering) yang dibuat tanpa sekat dan terbuka ke arah taman serta kolam renang. Di sini Leo biasa menjamu teman dekat dan kerabat.
  • Pantry memanfaatkan ruang di balik tangga. Kitchen set berdesain modern natural terbuat dari kayu jati bersertifikat.
  • Taman belakang yang luas dimanfaatkan untuk menempatkan kolam renang sepanjang 8 m dengan kedalaman 80-180 cm. Di sebelahnya dibuat taman kering.
  • Kamar utama di lantai bawah dilengkapi kamar mandi, walk in closet, dan ruang kerja. Terdapat dua akses pintu langsung menuju ke taman dekat dapur dan kolam renang di halaman belakang. Adanya kolam dan unsur air di rumah ditujukan meningkatkan kelembaban udara agar nyaman bagi penghuni yang kurang cocok dengan udara kering.
rumah tropis dilahan tusuk sate

Lantai Atas

  • Area di lantai atas berisi tiga kamar tidur, ruang bermain game, dan musala. Sebuah kamar tidur utama dilengkapi kamar mandi dan walk in closet tepat berada satu garis di atas kamar tidur utama di lantai bawah. Posisi dua kamar tidur yang berukuran lebih kecil ditempatkan di sisi timur agar dapat menerima sinar matahari pagi lebih optimal. Kamar mandi diletakkan di luar, di antara kedua kamar.
  • Kamar mandi di kamar tidur utama lantai atas memanfaaatkan skylight untuk memasukan cahaya alami.
  • Ruang musala di lantai atas berfungsi juga sebagai perpustakaan, menempati posisi lahan yang tepat menghadap ke sumbu jalan. |

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, op.com/id/majalah/housing-estate” target=”_blank”>Scoop & Scanie.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Kita Sudah Keluar dari Jebakan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Menteri Keuangan (Mnekeu) Purbaya Yudhi Sadewa sumringah, karena perekonomian...

Supaya Ekonomi Tetap Tumbuh Tinggi, Pemerintah Akan Lakukan Ini

Badan Pusat Statistik (BPS) sudah melansir aneka pencapaian positif...

Full Nganggur 7,24 Juta, Setengah Nganggur 10,73 Juta, Proporsi Pekerja Informal Meningkat

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Selasa (5/5/2026), pengangguran terbuka...

Berita Terkini