Wework Buka Cabang di Revenue Tower, Sinarmas MSIG Tower, dan Menara Astra
Wework, platform yang menyediakan ruangan, komunitas, dan layanan untuk mendukung kerja para profesional dan creator, mengumumkan peresmian WeWork Revenue Tower dan WeWork Sinarmas MSIG Tower yang berlokasi di Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, Selasa (27/11/2018). Didukung oleh besarnya permintaan dari startup (usaha rintisan), usaha kecil dan menengah (UKM), hingga perusahaan global, WeWork juga akan meluncurkan cabang keempat di Menara Astra pada Desember 2018.
WeWork Revenue Tower dapat mendukung 1.900 anggota di tujuh lantai, sedangkan WeWork Sinarmas MSIG Tower bisa menjadi tempat kerja bagi 800 anggotanya di tiga lantai. Sementara WeWork Menara Astra bisa menampung 1.100 anggota di tiga lantai. Di Asia Tenggara, Wework akan membuka lokasi baru di Singapura, Ho Chi Minh, Kuala Lumpur, Manila, dan Bangkok akhir tahun ini.
Keanggotaan Wework di seluruh dunia diklaim sudah mencapai 320.000. “Dengan status sebagai negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan siap bertanding di panggung global, sekarang waktu yang tepat bagi WeWork memasuki pasar Indonesia,” kata Direktur Utama WeWork Southeast Asia Turochas “T” Fuad , melalui siaran pers, yang dilayangkan ke housing-estate.com, Selasa (27/11).
WeWork bermitra dengan beberapa developer selaku tuan tanah yang memungkinkan mereka berbagi keuntungan. “Bermitra dengan WeWork menambah keberagaman tenant kami di Sinarmas MSIG Tower. WeWork sebagai salah satu pemain utama lanskap kantor yang fleksibel kami yakin akan membuka jalan untuk lebih memajukan ekosistem bisnis di Indonesia,” kata Teky Mailoa, CEO Manajemen Aset Sinar Mas Land (SML), pemilik Sinarmas MSIG Tower.
WeWork mengklaim memberikan solusi tempat kerja di perkotaan masa depan menuju ekonomi baru yang mengangkat seluruh penduduk dan komunitas. Menurut laporan terbaru WeWork London Economic Impact Report, anggota WeWork di London melaporkan peningkatan pendapatan 34 persen setelah bergabung dengan WeWork.