Sabtu, April 4, 2026
HomeApartmentStudent Castle, Ramaikan Apartemen Mahasiswa  di Yogyakarta

Student Castle, Ramaikan Apartemen Mahasiswa  di Yogyakarta

Kebutuhan hunian yang cukup tinggi di sekitar kampus perguruan tinggi ternama mendorong semaraknya pengembangan apartemen di kawasan tersebut. Di kawasan Seturan, Sleman, Yogyakarta, misalnya, tengah dikembangkan Student Castle Apartment. Hunian vertikal dari PT Langgeng Makmur Perkasa (Grup Jogjakarta Artha Makmur) itu lokasinya cukup dekat dengan kampus UGM, Atma Jaya, dan UIN.

Berdiri di atas lahan 4.000 m2, Student Castle Apartment (SCA) dibangun sebanyak dua tower setinggi delapan lantai. Hunian yang ditawarkan sebanyak 406 unit kamar terdiri tipe studio (21,5 m2), studio deluxe (25,3 m2), 1 kamar (1BR/41,8 m2), dan 2BR (56 m2). Harganya mulai Rp300 jutaan.

1624 student castle yogyakarta

“Responnya bagus makanya pembangunannya cepat. November 2014 mendatang sudah siap topping off (tutup atap) dan rencananya serah terimanya bulan Juni 2015,” ujar Richie Magnahati, Site Manager Student Castle, kepada housing-estate.com di Yogyakarta, akhir pekan lalu.

Richie  mengatakan, tower A sudah terjual 80 persen. Kini dipasarkan tower B lantai 3 dan 5. Sesuai segmen yang disasar, di dalam apartemen disediakan akses internet, TV kabel, study area, toko buku, fitness center, kolam renang, roof top garden, dan lain-lain.

Pengembangnya menawarkan cara cukup fleksibel. Konsumen bisa membeli tanpa uang muka dengan membayar booking fee Rp5 juta. Pelunasannya dicicil bertahap hingga 48 kali. Menurut Richie, konsumen yang bertujuan investasi bisa menyerahkan unit apartemennya kepada operator untuk disewakan.  Pembagian pendapatannya 95 persen untuk pemilik dan 5 persen operator.

Selain Student Castle Apartment, ada beberapa apartemen mahasiswa yang dikembangkan di Yogyakarta. Antara lain Taman Melati Sarjito dan taman Melati Sinduadi. Keduanya dikembangkan PT Adhi Persada Properti (APP), anak usaha perusahaan BUMN PT Adhi Karya. Taman Melati Sarjito menawarkan 1.100 unit seharga Rp300-500 jutaan, sedangkan Taman Melati Sinduadi sebanyak 850 unit. Yudis

 

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini