Pemerintah Akan Prioritaskan Public Space
Masih dalam nuansa Hari Habitat Dunia (HHD) 2015 yang diperingati setiap awal pekan bulan Oktober, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) mendorong seluruh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk memprioritaskan pembangunan ruang publik di kawasannya. Hal ini sesuai dengan tema HHD 2015 yang mengusung public space for all.

“Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengamanatkan untuk memperbanyak ruang publik berkualitas karena hal itu dapat meningkatkan kualitas manusia juga. Ruang publik harus dibangun menjadi pusat ekspresi maupun apresiasi seni budaya masyarakat serta jadi tempat interaksi sosial,” ujar Andreas Suhono, Dirjen Cipta Karya Kemenpupera saat pembukaan puncak perayaan HHD 2015 di Denpasar, Bali, Jumat (9/10).
Ruang pubik juga penting untuk mewujudkan harmonisasi kawasan perkotaan. Untuk itu, Andreas menyebut pemerintah pusat akan terus mendorong agar lebih banyak lagi ruang-ruang publik yang terbangun dengan fasilitas seperti trotoar lebar, citywalk panjang, rindang, sehingga masyarakat menjadi senang berinteraksi di ruang publik.
“Pemerintah pusat tahun ini juga sudah menganggarkan untuk program revitalisasi untuk ruang terbuka yang sudah ada selain membangun yang baru. Bukan hanya ruang terbuka, akan direvitalisasi dan dibangun juga fasilitas-fasilitas umum perkotaan seperti terminal, halte, dan lainnya agar menjadi tempat yang nyaman bagi kita semua,” imbuhnya.
Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikarta juga menambahkan, untuk mendukung public space di wilayahnya, Pemprov Bali mengembangkan program Bali Green and Clean yang salah satu bentuknya adalah ruang publik berupa lapangan dengaan podium untuk masyarakat bebas menyampaikan aspirasinya.