Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeApartmentPollux Kembangkan Ecowisata di Lombok

Pollux Kembangkan Ecowisata di Lombok

Pengembang asal Singapura, Pollux Properties, meluncurkan proyek resort terintegrasi Amarsvati di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut CEO Pollux Properties Nico Po, pihaknya memilih Lombok karena pesatnya perkembangan industri wisata dan bahkan telah menjadi tujuan wisata favorit baik lokal maupun internasional.

Amarsvati Luxury Condotel Lombok
Amarsvati Luxury Condotel Lombok

“Amarsvati Luxury Condotel merupakan bagian dari proyek Pollux Malimbu Integrated Resort, sebuah proyek resort terintegrasi yang dibangun di atas lahan seluas 25 ha. Di sini kami akan mengembangkan kawasan hunian terpadu mulai resort, hotel, hiburan, ritel, fasilitas kesehatan, vila, dan lainnya dengan standar internasional,” ujarnya dalam rilis resmi, Kamis (30/6).

Proyek ini dirancang dengan arsitektur internasional namun menggunakan komponen budaya lokal. Pollux ingin mewujudkan tujuan ekowisata berkelas dunia di Lombok. Tahap pertama diluncurkan dua tower Amarsvati. Proyek ini bukan hanya sebagai destinasi wisata liburan tapi juga untuk melindungi dan memelihara keindahan alam. Karena itu konsepnya ecowisata sebagai tempat edukasi alam dan budaya khususnya di Lombok. Dengan begitu proyek ini bisa memberikan manfaat lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.

Prinsip utama dalam pengembangan proyek ini mengadopsi pendekatan berbasis ekosistem untuk menjaga keanekaragaman hayati. Desain yang diusung juga berbasis alam dengan melibatkan masyarakat lokal serta membangun kerja sama dengan para pihak terkait.

“Kami ingin memberikan dampak nyata bagi seluruh masyarakat sekaligus menjadi penopang kelestarian pariwisata Lombok di masa-masa mendatang. Hal ini untuk memastikan pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi Lombok tetap kuat,” tandasnya. Yudis

 

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini