Binus Akan Jadi Bagian Dari Ekosistem Digital BSD City
Penyelenggara pendidikan Bina Nusantara (Binus) akan menjadi bagian dari komunitas digital BSD City setelah membeli kaveling siap bangun seluas 1,4 ha untuk pengembangan kampusnya di kawasan Digital Hub (25 ha) kota baru tersebut.
“Tentunya kami menyambut baik kehadiran Binus di kawasan Digital Hub yang akan membuat ekosistem kawasan ini semakin lengkap dari sisi penyediaan talenta digital berkualitas. Semoga segala fasilitas yang tersedia di Digital Hub bisa dioptimalkan untuk kegiatan belajar-mengajar Binus serta membuka kesempatan berwirausaha bagi para mahasiswa,” ujar Irawan Harahap, Chief of Digital Tech Ecosystem and Development Sinar mas Land (SML), dalam siaran pers yang diterbitkan Sabtu (24/4).
CEO Binus Stephen Wahyudi Santoso menyatakan dukungannya dalam pemilihan lokasi di BSD City yang memiliki kawasan pengembangan Digital Hub yang sangat mendukung dan sesuai dengan visi Binus sebagai a world class university, fostering, and empowering the society in building and serving the natioal.
“Kami ingin menjadi bagian dari BSD City sebagai kota mandiri, khususnya di kawasan Digital Hub yang lengkap dengan ekosistem yang mendukung sebagai pusat pendidikan, kegiatan bisnis, serta industri digital lainnya. Terlebih SML telah berkolaborasi dan menjalin kemitraan dengan banyak multi national companies,” katanya.
Kampus Binus terbaru di Digital Hub BSD City ini akan didedikasikan untuk institusi pendidikan, komunitas, perusahaan rintisan (start up), hingga perusahaan multinasional di bidang informasi teknologi dan digital.
Untuk mendukung kesuksesan digital hub, BSD City telah dilengkapi fasilitas canggih seperti jaringan fiber optic berkapasitas besar dan berkecepatan tinggi.
Dengan Digital Hub ini BSD City diproyeksikan dalam waktu yang tidak lama akan segera bertransformasi menjadi the first integrated smart digital city atau kota digital pintar pertama yang terintergasi di Indonesia.