Rabu, April 29, 2026
HomeBerita PropertiPemilik Mal Bisa Naikkan Tarif Sewa, Tapi…….

Pemilik Mal Bisa Naikkan Tarif Sewa, Tapi…….

Bisnis ritel terus menunjukkan situasi yang semakin baik setelah sektor ini cukup terpukul saat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Berdasarkan riset yang diterbitkan Colliers Indonesia, dengan mempertahankan tingkat hunian yang konsisten sektor ini akan berpotensi mendorong kenaikan sewa pada tahun 2024 hingga 2026.

Menurut Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto, situasi bisnis yang semakin baik itu bukan serta merta langsung menaikkan sewa tapi supaya tetap kompetitif pemilik mal bisa melakukan penyesuaian tarif sewa secara minimal untuk menarik dan meningkatkan penyewa yang akan terus berkembang.

“Alasan untuk menaikkan tarif sewa pastinya bervariasi antara pemilik mal dan salah satunya untuk kebutuhan modal melakukan perbaikan dan renovasi mal dari calon penyewa yang berpotensi untuk berpartisipasi menyewa mal,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima housingestate.id.

Untuk mempertahankan profatibilitas dan kepuasan penyewa, Ferry juga mengatakan pemilik mal harus berhati-hati menyeimbangkan berbagai faktor di lapangan.

Misalnya, penyesuaian tarif yang moderat supaya bisa tetap menjaga penyewa utama tidak pergi sambil menjaga agar mal tetap kompetitif dan menarik di tengah persaingan yang sengit.

Bagi riteler, beradaptasi dengan penyesuaian biaya sewa juga memerlukan strategi yang harus diperhitungkan dengan baik.

Pemegang merek diharapkan lebih terlibat dalam perencanaan yang teliti, membuat proyeksi penjualan dan pendapatan untuk setiap outlet-nya, guna memastikan stabilitas keuangan.

Baca juga: Pemilik Mal Fokus Tarik Pengunjung, Bukan Naikkan Harga Sewa

Untuk mencapai hal tersebut diperlukan analisis pola dari perilaku konsumen dan menyelaraskannya dengan upaya pemasaran yang tepat.

Dengan langkah tersebut, riteler diharapkan dapat mempertahankan operasional mereka saat ini sambil menjaga posisi agar tetap bisa terus bertahan di masa depan.

“Memiliki pola pikir selangkah lebih maju ke depan, ini tentu menjadi penting untuk mengatasi kompleksitas di dalam dunia ritel dan menggapai sukses jangka panjang di pasar yang terus berkembang,” pungkas Ferry.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Belanja Pemerintah Ngegas, Maret Uang Beredar Kembali Meningkat

Uang beredar adalah indikator aktivitas ekonomi. Kenaikan atau penurunan...

Program MBG Dipangkas, Pemerintah Hemat Anggaran Rp50 Triliun Lebih

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menekankan pentingnya sinergi...

Berita Terkini