Rabu, September 23, 2026
HomeBerita PropertiIwan Sunito: Sydney Tetap Jadi Magnet Investor dan Pelaku Bisnis Global

Iwan Sunito: Sydney Tetap Jadi Magnet Investor dan Pelaku Bisnis Global

Sydney, Australia, tidak hanya menawarkan pemandangan indah dan gaya hidup kosmopolitan, tapi terus berkembang sebagai ruang bertemunya modal, talenta, dan gagasan.

Menurut Iwan Sunito, pengusaha properti Australia yang memiliki banyak proyek di Sydney dan sekitarnya, Sydney adalah kota global yang tak hanya menjadi destinasi wisata, tapi juga menawarkan banyak peluang bisnis.

Pandangan itu kembali dikemukakan Founder dan CEO One Global itu, setelah dalam beberapa pekan terakhir sejumlah tokoh Indonesia dari beragam latar belakang berkunjung ke Sydney.

Bagi Iwan, rangkaian kunjungan dan pertemuan tersebut menunjukkan, Sydney masih memiliki daya tarik kuat bagi masyarakat Indonesia yang memiliki kepentingan bisnis dan investasi di tingkat global.

Kehadiran para tokoh itu, juga mencerminkan eratnya hubungan antara Indonesia dan Australia, khususnya dalam melihat peluang yang tumbuh di salah satu kota ekonomi utama dunia tersebut.

“Sydney bukan hanya tentang pemandangan yang indah atau gaya hidup. Bagi banyak orang, Sydney adalah tempat untuk bertemu, bertukar gagasan, melihat peluang, dan memahami bagaimana sebuah kota global terus berkembang,” kata Iwan melalui keterangan awal pekan ini.

Salah satu kunjungan tersebut dilakukan Sandiaga Uno, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, yang datang ke Sydney bersama delegasi Surabaya Business Forum.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Sydney Business Insights & Mini Marathon, yang mempertemukan komunitas bisnis Indonesia dengan berbagai perspektif mengenai bisnis, investasi, pariwisata, serta perkembangan Sydney.

Iwan Sunito yang berkesempatan menerima kunjungan Sandiaga dan rombongannya di One Global Resorts Green Square menyatakan, pertemuan tersebut memiliki makna personal.

“Saya telah mengenal Sandiaga cukup lama, sejak beliau menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta. Karena itu, pertemuan kali ini terasa cukup spesial. Kami tidak hanya berbicara mengenai bisnis, tapi juga bertukar pikiran dan ide, serta melihat berbagai perkembangan dari perspektif masing-masing,” tuturnya.

Baca juga: Iwan Sunito Ajak Lebih Banyak Orang Indonesia Berinvestasi Dalam Proyek Hotel di Australia

Ia menambahkan, ketika pelaku usaha dan komunitas bisnis Indonesia datang ke Sydney, mereka tentu tidak hanya melihat gedung atau properti. Mereka ingin memahami bagaimana pasar bergerak, bagaimana sebuah kota membangun infrastrukturnya, bagaimana masyarakatnya berkembang, dan di mana peluang yang mungkin bisa dikembangkan.

Hubungan Indonesia dan Sydney juga kembali terasa secara personal ketika Mari Elka Pangestu, mantan Menteri Perdagangan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), dan mantan Managing Director of Development Policy and Partnerships World Bank, berkunjung ke Sydney juga untuk mengikuti Sydney Marathon.

Iwan mengaku sudah lama bersahabat dengan Mari. “Mari adalah sahabat lama saya. Tentu menyenangkan bisa bertemu, berbincang dan bertukar pandangan dengan beliau. Pembicaraan pun tidak hanya mengenai bisnis, tapi juga mengenai bagaimana Indonesia dan Australia terus berkembang dan memiliki banyak ruang untuk saling terhubung,” ungkapnya.

Bahkan, Sydney juga menarik bagi tokoh dunia hiburan dan industri kreatif seperti Joe Taslim, aktor laga internasional yang juga mantan atlet judo nasional, yang menginap di One Global Resorts Green Square bersama timnya.

Iwan Sunito menjelaskan proyek One Global Resorts Green Square, Sydney, kepada Sandiaga Uno dan rombongan di Sydney, Australia (dok. One Global Capital)

Bagi Iwan, tiga kunjungan di bulan September itu dari tokoh dengan latar belakang yang berbeda, menunjukkan satu hal yang sama: Sydney masih memiliki daya tarik sebagai kota global yang mampu mempertemukan berbagai kepentingan.

“Orang datang ke Sydney dengan alasan yang berbeda-beda. Ada yang untuk bisnis, ada yang untuk olahraga, ada yang bertemu teman, ada yang mengeksplorasi peluang, tapi semuanya bertemu pada satu hal, Sydney masih menjadi kota yang ingin mereka datangi dan pahami,” tuturnya.

Baca juga: CVIG Tawarkan Hunian Premium di Sydney untuk Investor Indonesia

Iwan menyebut daya tarik Sydney bagi investor tidak semata-mata ditentukan oleh sektor properti. Ekosistem kota secara keseluruhan—mulai dari infrastruktur, konektivitas internasional, pendidikan, pariwisata, lifestyle, hingga lingkungan bisnis—menjadi bagian dari pertimbangan seseorang melihat peluang investasi di kota pelabuhan tersebut.

“Investor saat ini tidak hanya melihat sebuah aset. Mereka juga melihat kotanya. Apakah kota tersebut memiliki konektivitas? Apakah ekonominya berkembang? Apakah orang ingin tinggal, bekerja, berbisnis dan menghabiskan waktu di sana? Semua itu menjadi bagian dari value sebuah investasi,” jelasnya.

Performa One Global Resorts Green Square
Fenomena tersebut juga tercermin dari perkembangan One Global Resorts Green Square. Sepanjang Januari-Juni 2026, hotel bintang lima tersebut mencatat okupansi rata-rata 95,07 persen, dengan gross income sekitar AU$10,8 juta.

Properti milik One Global Capital tersebut, juga sukses memperoleh penghargaan Travelers’ Choice Best of the Best 2026 dari Tripadvisor dan menempati posisi ke-11 dari 195 hotel di Sydney. Bagi Iwan, pencapaian tersebut bukan sekadar angka.

“Angka tentu penting, karena menunjukkan performa bisnis. Tapi di balik angka, ada orang yang datang, tinggal, bekerja, bertemu, dan menikmati Sydney. Itu yang menurut saya jauh lebih menarik,” ujarnya.

Baca juga: Pengembang Australia asal Jakarta Ini Jelaskan Kenapa Townhouse di Roselands Sangat Layak Investasi

Sebagai pengusaha kelahiran Indonesia yang telah membangun karier dan bisnis di Australia, Iwan Sunito melihat hubungan kedua negara memiliki potensi yang jauh lebih besar.

“Saya lahir di Indonesia dan membangun bisnis di Australia. Jadi, ketika makin banyak orang Indonesia datang ke Sydney, saya melihatnya sebagai sebuah jembatan. Ada hubungan yang terus tumbuh antara kedua negara, bukan hanya melalui perdagangan dan investasi, tapi juga melalui people-to-people connection,” katanya.

Iwan meyakini, kota-kota global seperti Sydney akan terus mengalami perubahan. Namun, kemampuan sebuah kota untuk menarik talenta, modal, wisatawan, pelaku usaha, dan investor akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan daya saing dalam jangka panjang.

“Pasar bisa naik-turun. Kondisi ekonomi juga bisa berubah. Tapi, kota yang memiliki fundamental kuat akan terus beradaptasi. Sydney memiliki ekosistem yang membuat orang ingin kembali, bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali,” katanya. Bagi Iwan, di situlah letak daya tarik Sydney yang sesungguhnya.

Baca juga: Strategi Investasi Iwan Sunito: Riset Mendalam, Sabar, dan Paham Arah Pengembangan Kota

“Orang datang tidak hanya untuk melihat Sydney, tapi untuk menjadi bagian dari kota ini— bisa hanya untuk beberapa hari, beberapa bulan, atau jangka panjang,” pungkasnya.

Saat ini One Global Capital mengelola aset hospitality, retail, mixed-use, dan proyek pengembangan strategis di Sydney, dengan Asset Under Management ditargetkan melampaui Rp12 triliun dan development pipeline sekitar Rp50 triliun, yang diproyeksikan tumbuh menjadi lebih dari Rp72 triliun sebelum akhir tahun ini.

Portofolio perusahaan mencakup The Grand Eastlakes Shopping Centre, One Global Resorts Green Square, One Macquarie Park, Five Dock Precinct, serta berbagai proyek strategis lainnya di Australia, Asia Tenggara, Amerika Utara, dan Timur Tengah.

Berita Terkait

Ekonomi

Juli 2026 Kunjungan Turis asal Timur Tengah dan Eropa Naik Tinggi

Laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) awal September 2026...

Jaga Kecukupan Likuiditas, Kemenkeu Lanjutkan Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Perbankan

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melanjutkan kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran...

Menkeu: Agustus 2026 Penerimaan Negara Tumbuh 25,4 Persen, Utang on Track, Defisit Terjaga

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan, kinerja Anggaran Pendapatan...

Berita Terkini